Dalam Nota Keuangan dan RAPBD Tahun 2022, Pendapatan Kabupaten Asahan Diproyeksikan 1,6 Trilyun

0
Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Asahan, Rabu (3/11). (Foto, Ist)
Advertisement

KISARAN – Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Asahan pada Tahun 2022 diproyeksikan sebesar Rp 1.629.553.867.729, 00. Pendapatan tersebut berasal dari pendapatan asli daerah, pendapatan transfer dalam APBD Tahun Aggaran 2022, lain-lain pendapatan daerah yang syah bersumber dari pencatatan dana kapitasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) pada fasilitas kesehatan tingkat pertama.

Hal itu dikemukakan Bupati Surya BSc dalam sambutannya pada rapat paripurna penyampaian Nota Keuangan dan Rancangan Peraturan Daerah Tentang APBD Kabupaten Asahan Tahun Anggaran 2022 yang berlangsung di Aula Rambate Rata Raya Sekretariat DPRD setempat, Selasa (3/11/2021).

Dikatakan Bupati, penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kabupaten Asahan Tahun Anggaran 2022 dilakukan sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 27 tahun 2021 tentang Pedoman Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2022, dan Peraturan Bupati Asahan Nomor 20 Tahun 2021 tentang Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Asahan Tahun 2022, serta telah diselaraskan terhadap peraturan perundang-undangan lainnya yang terkait dengan sistem perencanaan pembangunan.

Dalam R – APBD Tahun Anggaran 2022 itu, kata Bupati Asahan, telah ditetapkan beberapa arah dan kebijakan yang menjadi prioritas pembangunan Kabupaten Asahan di tahun depan. Diantaranya menyangkut pemulihan ekonomi melalui peningkatan Sumber Daya Manusia dan infrastruktur publik. Transformasi birokrasi dan pelayanan digital melalui pengadaan perpustakaan digital dan sistem informasi pelayanan publik.

Kemudian peningkatan akses layanan kesehatan masyarakat melalui program berobat gratis bagi masyarakat miskin yang semula berjumlah 11.647 jiwa menjadi 12.614 jiwa. Peningkatan kualitas layanan pendidikan melalui beasiswa bagi pelajar/mahasiswa miskin dan berprestasi sebanyak 100 orang dan peningkatan kesejahteraan guru honorer yang sebelumnya sebanyak 1.400 orang menjadi 3.502 orang, serta restrukturisasi kelembagaan Organisasi Perangkat Daerah dan penyederhanaan birokrasi melalui pembentukan jabatan fungsional.

Sedangkan alokasi Belanja Daerah dalam RAPBD Tahun Anggaran 2022 direncanakan mencapai sebesar Rp 1.644.553.867.729, 00 yang terdiri dari belanja operasi, belanja modal, belanja transfer dan belanja tidak terduga.

“Berdasarkan perhitungan tersebut terdapat defisit anggaran dari target pendapatan dengan rencana belanja daerah Kabupaten Asahan Tahun Anggaran 2022 sebesar 0,9 persen atau sekitar Rp.15 Milyar. Oleh karenanya perlu ditetapkan pembiayaan daerah guna menutup defisit anggaran dimaksud rencananya melalui penerimaan pembiayaan berupa penerimaan kembali investasi non permanen pada BUMD,” ujar Bupati Surya BSc.

Nota Keuangan dan Rancangan Peraturan Daerah Tentang APBD Kabupaten Asahan Tahun Anggaran 2022 itu diserahkan Bupati H. Surya BSc kepada Wakil Ketua DPRD Kabupaten Asahan Ilham Harahap S.Ag disaksikan Sekretaris Daerah Drs. John Hardi Nasution MSi, Asisten Administrasi Umum Khaidir Aprin SE, sejumlah Kepala OPD dan anggota DPRD lainnya.(ibs)

Advertisement

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.