Rahman Terpilih Aklamasi Pimpin DPD PJS Riau Periode 2026–2031

0
Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) III DPD PJS Riau yang digelar di Ruang Medium DPRD Riau, Sabtu (11/7/2026). (F.Dok: PS)
Advertisement

PEKANBARU | Rahman secara resmi ditetapkan sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Pro Jurnalismedia Siber (PJS) Provinsi Riau periode 2026–2031. Penetapan ini berlangsung dalam Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) III yang digelar di Ruang Medium DPRD Riau, Sabtu (11/7/2026).

Musdalub kali ini mengusung tema: “Memperkuat Konsolidasi, Membangun Kepemimpinan untuk Profesional, Independen dan Berintegritas”.

Acara berlangsung tertib dan dihadiri langsung Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PJS Mahmud Marhaba, Anggota Komisi III DPRD Riau H. Abdullah, perwakilan Kasdam XIX/Tuanku Tambusai, Pembina PJS Kota Pekanbaru H. Mansyur, serta pengurus dan anggota PJS dari berbagai daerah di Provinsi Riau.

Pada kesempatan ini, Ketua Panitia Musdalub, Pranseda Simanjuntak, SH, menjelaskan penyelenggaraan pertemuan luar biasa ini merupakan tindak lanjut amanat DPP PJS. Hal ini dilakukan menyusul berhalang tetapnya Ketua DPD PJS Riau sebelumnya, Yanto Budiman, karena kondisi kesehatan.

“Kami menyampaikan penghargaan dan terima kasih setinggi-tingginya kepada ketua sebelumnya yang telah meletakkan pondasi kokoh bagi keberadaan organisasi PJS di Riau. Mari kita doakan bersama, semoga beliau segera dikaruniai kesehatan yang prima oleh Tuhan Yang Maha Kuasa,” ujar Pranseda.

Sementara itu, Ketua Umum DPP PJS Mahmud Marhaba menegaskan pelaksanaan Musdalub sudah sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi.

“Musdalub ini wajib dilaksanakan karena pimpinan sebelumnya berhalang tetap. Sesuai aturan, jika kepemimpinan di tingkat daerah kosong secara permanen, maka segera diadakan musyawarah untuk memilih penggantinya,” jelas Mahmud.

Ia menambahkan Provinsi Riau memiliki posisi istimewa dalam sejarah organisasi, karena menjadi salah satu daerah embrio berdirinya PJS yang kini telah berkembang di 25 provinsi dengan jumlah anggota lebih dari 1.000 wartawan di seluruh Indonesia.

Mahmud Marhaba memaparkan arah kebijakan pusat ke depan, yang berfokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia wartawan melalui pendidikan, pelatihan berkelanjutan, serta pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW).

Selain peningkatan kapasitas, PJS juga berkomitmen penuh memberikan pendampingan hukum dan perlindungan bagi wartawan yang menghadapi intimidasi, tekanan, atau diskriminasi saat menjalankan tugas jurnalistik.

“PJS ingin melahirkan wartawan yang kompeten, profesional, berintegritas tinggi, dan mampu bekerja secara independen tanpa intervensi pihak mana pun,” tegas Mahmud.

Ia juga menginformasikan bahwa Musyawarah Nasional (Munas) III PJS akan segera digelar pada 21–24 Juli 2026 di Jakarta, dan berharap kepengurusan baru Riau dapat segera berkontribusi dalam persiapan maupun pelaksanaan Munas tersebut.

PJS Diminta Jadi Pengawas yang Kredibel

Musdalub secara resmi dibuka oleh Anggota Komisi III DPRD Riau H. Abdullah. Dalam sambutannya, ia menilai momen ini sangat penting bagi kemajuan pers di Riau.

Di tengah tantangan ekonomi dan politik nasional, kata Abdullah, media memikul tanggung jawab besar sebagai kontrol sosial yang mengawal kebijakan pemerintah, terutama dalam memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih.

“Media tidak hanya hadir saat keadaan aman, tetapi harus tampil menjadi pengawas ketika daerah menghadapi berbagai tantangan. Oleh karena itu, PJS wajib senantiasa menjaga profesionalisme dalam setiap liputan dan tugasnya,” pesannya.

Sidang pemilihan dipimpin langsung Ketua Umum DPP PJS. Berdasarkan tata tertib, Musdalub dinyatakan sah dan memenuhi kuorum karena dihadiri lebih dari 50 persen ditambah satu perwakilan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) yang berhak hadir.

Dalam proses pendaftaran calon, hanya Rahman yang menyatakan kesediaannya maju memimpin DPD PJS Riau. Dengan demikian, mekanisme pemungutan suara tidak dilakukan, dan Rahman secara resmi ditetapkan sebagai Ketua DPD PJS Riau periode 2026–2031 secara aklamasi.

Dalam pemaparan visinya, Rahman menegaskan tekad menjadikan PJS Riau sebagai organisasi pers yang profesional, independen, berintegritas, serta bermanfaat luas bagi masyarakat.

Program prioritas yang akan dijalankan meliputi: memperkuat soliditas organisasi melalui komunikasi terbuka antar pengurus dan anggota; meningkatkan kompetensi wartawan melalui UKW dan pelatihan berkelanjutan; membangun kemitraan konstruktif dengan seluruh pemangku kepentingan; membuka peluang pengembangan ekonomi bagi anggota; serta menjalankan organisasi secara transparan, akuntabel, dan demokratis.

“Saya ingin menjadi pemimpin yang hadir di tengah-tengah anggota. Saya sadar, kemajuan organisasi tidak dibangun oleh ketua sendirian, melainkan kerja sama dan kebersamaan kita semua,” ujar Rahman dengan penuh semangat.

Acara ditutup dengan penandatanganan berita acara penetapan dan penyerahannya kepada ketua terpilih. Mahmud Marhaba berharap Rahman segera menyusun struktur kepengurusan baru dan menjalankan roda organisasi sesuai AD/ART, serta menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah menjadikan Musdalub ini berjalan lancar, tertib, dan demokratis./R_P

Editor: Gopok

Advertisement

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.