Teganya, Biaya Pemasangan Daya Baru bright PLN Batam Tidak Wajar

0
Rumah Warga Pemohon Penyambungan Daya Baru Listrik bright PLN Batam. (Foto: bnn)
Advertisement

BATAM – bright PLN Batam membebankan biaya pemasangan daya baru listrik bagi calon pelanggan baru yang dinilai sangat tidak wajar dan dinilai sangat memberatkan masyarakat.

Hal ini dikeluhkan oleh Pineop Siburian dan Sahat Sibagariang, warga Kavling Sumber Seraya Blok D16 RT 04 RW 08, Kelurahan Sei Langkai, Kecamatan Sagulung, pada hari Senin (2/8/2021).

Baca : Langgar Aturan, Satpol PP Asahan Diberhentikan

Kepada wartawan media ini, pihak warga mengatakan ada sistem pembayaran yang dinilai tidak jelas yang diminta oleh pihak bright PLN Cabang SP Plaza kepada calon pelanggan.

“Kami merasa aturan penyambungan yang disampaikan oleh pihak bright PLN tidak memiliki aturan yang jelas. Biaya pemasangan untuk satu pelanggan sebesar Rp.3.091,000 dengan rincian Biaya Penyambungan (BP) Rp. 2,640,000, uang Jaminan Langganan (UJL) Rp. 451,000 ditambah uang PFK Rp3,999,994, atau total sekitar Rp7.000.000,” jelas Pineop, seperti dilansir laman independen news.

Diceritakan warga, tetapi aturan ini berubah setelah ada dua calon pelanggan yang akan melakukan penyambungan listrik baru. Dimana jika dua orang warga (calon pelanggan) yang akan melakukan pemasangan listrik, maka masing-masing Biaya Penyambungan (BP) calon pelanggan dikenakan Rp. 3,091,000 ditambah biaya PFK sebesar Rp. 6,422,963, itu artinya harga PFK yang tidak dijelaskan oleh pihak Bright PLN sudah berubah nilai FPK nya,” ungkapnya.

Lebih lanjut Pineop Siburian yang didampingi oleh tetangganya Sahat Bagariang, yang juga sama-sama sedang mengajukan permohonan pemasangan listrik ke Bright PLN Batam mengatakan, bahwa biaya PFK tersebut dapat dihilangkan atau digratiskan jika calon pelanggan ada lebih dari dua orang calon pelanggan baru.

“Semakin membingungkan lagi, karena biaya PFK ini bisa digratiskan jika penyambungan untuk tiga orang calon pelanggan. Kami juga bingung sebenarnya apa ini biaya PFK, karena harga PFK ini tidak sama nilainya dan bisa berubah.

Ia mengatakan, jika untuk satu calon pelanggan dikenakan biaya PFK Rp3.999.900, maka seharusnya jika dua calon pelanggan seharusnya biaya PFK-nya adalah Rp.8 jutaan.

“Tetapi yang disampaikan oleh pihak Bright PLN Cabang SP Plaza, untuk dua calon pelanggan harus membayarkan biaya PFK Rp. 6.422.963 ribu. Disini kami sudah mencoba mempertanyakan kepada pihak Bright PLN SP Plaza apa itu PFK, namun oleh Bright PLN Cabang SP mengatakan PFK ini adalah Rencana Anggaran Biaya (RAB)”.

“Padahal setahu kami RAB ini sudah dihitung dalam biaya penyambungan yang ditagihkan dalam Biaya Penyambungan (BP) Rp. 3,091.000 ribu itu,” jelasnya.

Terkait hal ini, pihaknya mengaku akan menyurati pihak-pihak terkait, dikarenakan aturan yang dibuat bright PLN Batam dinilai tidak baku dan sangat memberatkan masyarakat.

Sahat yang juga rakyat Indonesia, mengaku tidak jadi memasang listrik karena kekurangan biaya. Pengelola listrik di Batam sungguh tega.

“Rumah tak jadi dipasang listrik karena kekurangan dana,” katanya.

Hingga berita ini disiarkan, pihak bright PLN Batam belum dapat dikonfirmasi./JW

 

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.