Wabup Natuna Resmi Buka Menasik Haji Pemerintah Kabupaten Natuna tahun 1440 H/2019 M

0
16

Natuna – Wakil Bupati Natuna Ngesti Yuni Suprapti secara resmi membuka langsung acara menasik haji Pemerintah Kabupaten Natuna tahun 1440 H/2019 M. Hal ini, untuk memberikan bekal pengetahuan dalam pelaksanaan ibadah haji ke tanah suci Mekah dan Madinah, Pemerintah Kabupaten Natuna melalui Bagian Administrasi Kesejahteraan Rakyat (Kesra) menggelar Pembukaan Bimbingan Manasik Haji bagi para Calon Jama’ah Haji (CJH) Kabupaten Natuna, Senin 1 Juli 2019 di masjid Agung Natuna.

Hadir dalam acara Para FKPD Kabupaten Natuna, para OPD Pemerintahan Kabupaten Natuna dan seluruh Calon Jemaah Haji Kabupaten Natuna. Manasik haji ini dilakukan sebagai salah satu bentuk upaya Pemkab Natuna dalam membantu kepentingan jamaah haji yang akan menunaikan ibadah haji ke tanah suci Mekah dan Madinah. Pembukaan Manasik Calon Haji ini di ikuti oleh 115 calon haji yang terdiri dari 52 orang laki-laki dan 63 orang perempuan.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Natuna Ngesti Yuni Suprapti mengatakan Manasik Haji ini sudah 3 kali di laksanakan di Kabupaten Natuna. “Saya yakin dengan pelaksanaan yang sudah 3 kali para Jamaah sudah hapal tata cara pelaksaan Haji di Arab Saudi nanti, sehingga jemaah dari Natuna mampu melaksanakan Indah Haji dengan benar dan Khusuk” terang Ngesti.

Lanjut Ngesti kunci terpenting dari pelaksanaan suatu ibadah ini adalah niat yang lurus. Ia pun mendoakan agar seluruh JCH Kabupaten Natuna pada tahun ini mendapatkan haji yang mabrur. “Mari luruskan niat kita agar menjadi haji yang mabrur, kami juga meminta agar para JCH mendoakan negeri istana selalu dilimpahi berkah dan dijauhkan dari bencana” pinta Ngesti.

Lebih lanjut Ngesti juga meminta agar para Calon Jemaah Haji untuk selalu menjaga kesehatan, menjaga niat, jangan sombong dan takabur dan selalu berdoa kepada Allah semoga di lancarkan segala kegiatan Ibadah Haji yang akan dilaksanakan oleh para Calon Jemaah Haji dari Kabupaten Natuna.

Dalam laporannya Kabag Kesra Syarifuddin mengatakan berdasarkan Undang-undang nomor 3 Tahun 2008 pemerintah berkewajiban memberikan pelayanan dan perlindungan dengan menyediakan layanan administrasi, Bimbingan Ibadah Haji, akomodasi transportasi, pelayanan kesehatan, keamanan dan hal-hal lain yang diperlukan oleh calon Haji.

Ditingkat Kabupaten Bupati merupakan Koodinator penyelenggaraan Ibadah Haji yang mana biaya operasional panitia penyelenggara dapat di bebankan pada APBD. Lanjut Syarifuddin, sehubungan dengan telah dikembalikannya Kuota Haji Indonesia oleh pemerintah Arab Saudi sebesar 20 persen makan berimbas pada penambahan jumlah Calon Haji Kabupaten Natuna yang semula pada tahun 2018 berjumlah 87 orang menjadi 115 orang di tahun ini.

Menurut Syarifuddin adapun tujuan Manasik Haji ini adalah memberikan pengetahuan agar jamaah mampu memahami semua informasi tentang haji, menjadikan jamaah haji mampu mandiri baik pribadi maupun regu baik di Indonesia maupun di Arab Saudi,
Lanjut Syarifuddin dari 115 orang Calon Jemaah Haji Kabupaten Natuna berasal dari Kec. Bunguran Timur 74 orang, Kec. Bunguran Barat 4 orang, Kec. Bunguran Utara 2 orang, Kec. Bunguran Timur Laut 11 orang, Kec. Bunguran Selatan 4 orang, Kec. Serasan 8 orang, Kec.Midai 2 orang, Kec. Pulau Laut 1 orang, Kec.Subi 3 orang, mutasi dari Kalbar 2 orang dan TPHD Kabupaten Natuna 1 orang.

“Para peserta Calon Haji ini akan di berangkatkan melaui dua Kloter yakni Kloter I akan di berangkatkan pada tanggal 5 juli 2019 sebanyak 111 orang dan kloter II tanggal 20 juli sebanyak 4 orang” Tutup Syarifuddin. JS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.