Natuna – DPRD Kabupaten Natuna berharap pemerintah daerah bisa mencari solusi penanganan akses jalan lintas utama penghubung dari Kecamatan Bunguran Batubi ke Kecamatan Bunguran Utara saat ini kondisi jalan rusak parah. Pengguna jalan harus menggunakan mobil jenis 4 x 4 untuk melintas jalan tersebut agar bisa dilalui.

Ketua DPRD Natuna, Yusripandi menyampaikan rasa miris dengan keadaan jalan lintas Klarik sehingga mengakibatkan mobilitas warga dari Kecamatan Bunguran Utara menjadi kesulitan.
“Di APBD 2109 ini jalan lintas Klarik tidak masuk dianggarakan. Namun untuk dapat kami pastikan di tahun 2020 nanti sudah dapat dilanjutkan pengerjaan sambungan dari tahun anggaran 2018 lalu.Dinas PU Natuna sebagai mitra kerja akan kita minta untuk usulan perioritas nanti di tahun 2020, dan dari DPRD Natuna akan mendukung dan berkoordinasi nanti melalui DPRD Kepri Dapil Natuna untuk mengawalnya,” ujar Yusripandi, Senin (21/1/2019).
Hal senada juga disampaikan Marzuki, Wakil Ketua Komisi II DPRD Natuna. Ia menjelaskan, jalan poros lintas Klarik yang berstatus jalan provinsi itu seharusnya bisa menjadi usulan prioritas dari Dinas PU Natuna kepada Dinas Provinsi Kepri.
“Seharusnya jalan ini mendapat perhatian, jalan ini merupakan akses masyarakat kita di Kecamatan Bunguran Utara menuju Ibu Kota Kabupaten Natuna, Ranai. Jalan ini cukup strategis,” kata Marzuki melalui telepon.
Marzuki juga mendukung adanya inisiatif Wakil Bupati Natuna, Ngesti Yuni saat kunjungan kerja. Dengan berkordinasi kepada kecamatan agar bisa di gotong royongkan setiap desa wilayah Kecamatan Bunguran utara.
“Sepanjang tidak menyalahi aturan dan punya azas manfaat besar, silahkan aja masing masing desa mengangarkan untuk gotong royong memperbaiki jalan dan jembatan tersebut,” tandas Marzuki.
Hal ini juga diakui Kepala Dinas PU Kabupaten Natuna, Tasrif. Ia mengatakan, pembangunan jalan tersebut kewenangan Provinsi Kepri. Hanya saja tahun ini, Pemprov Kepri tidak menganggarkan untuk kelanjutan pembangunan jalan itu. Jalan Lintas Kelarik itu urusan Provinsi. Tapi tidak dianggarkan tahun ini, yang ada jalan lingkar Teluk Buton-Kelarik dianggarkan untuk pembangunan jalan 1 kilometer, saya lupa besaran anggarannya. (Jimmy)



















