Wali Kota Tebing Tinggi Sampaikan Nota Pengantar LKPJ Tahun Anggaran 2018

0
Walikota Tebing Tinggi H.Umar Zunaidi Hasibuan menyerahkan salinan nota pengantar LKPJ tahun 2018 kepada Ketua DPRD. M.Yuridho Chap pada sidang istimewa DPRD Tebing tinggi Senin (18/3).
Advertisement

Tebing Tinggi – Walikota Tebing Tinggi H Umar Zunaidi Hasibuan sampaikan nota pengantar LKPJ tahun anggaran 2018 pada sidang istimewa DPRD Kota Tebing Tinggi yang dipimpin langsung Ketua DPRD yakni M Yuridho Chap, Senin (18/3).

Dalam nota pengantar tersebut Umar Zunaidi menyampaikan kinerja pembangunan telah dicapai tahun 2018 bermuara pencapaian indikator makro selama tahun 2018. Diantaranya tingkat pertumbuhan ekonomi daerah 2017 sebesar 5,14 persen, PDRB perkapita atas harga berlaku 2017 Rp31,8 miliar, tingkat pengangguran terbuka 2017 sebesar 9,97 persen, tingkat partsisipasi angkatan kerja 2017 sebesar 63,35 persen.

“Sementara untuk Inflasi Kota Tebing Tinggi 2017 sebesar 3,10 persen, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Tebing Tinggi tahun 2017 sebesar 73,90 persen dan angka kemiskinan tahun 2017 11,90 persen,” imbuhnya.

Bagian lainnya disampaikan Wali Kota laporan keuangan APBD Kota Tebing Tinggi 2018, yang merupakan pendapatan daerah terealisasi Rp.717.7 miliar (99,50 %) dari target Rp.721 miliar. Pendapatan Asli Daerah (PAD) 2018 terealisasi Rp.114 miliar (107,98) dari target Rp.105 miliar. PAD ini memberi kontribusi hanya sebesar 15,88 terhadap pendapatan yang diterima Kota Tebing Tinggi.

Pada kesempatan tersebut, Walikota juga mengucapkan terima kasih kepada semua anggota DPRD Tebing Tinggi yang bersama-sama mendukung penyelenggaraan pemerintah dan pembangunan mewakili masyarakat Tebing Tinggi.

Diharapkan proses pembangunan yang dilaksanakan bersama terus tercapai  dan berkelanjutan menuju masyarakat Tebing Tinggi yang maju dan sejahtera, ungkap Walikota Umar Zunaidi Hasibuan. (fer)

Advertisement

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.