
BATAM – Kapal Patroli Dit Polairud Baharkam Polri KP. Bisma-8001 berhasil mengamankan 4 Unit Kapal Ikan Asing (KIA) berbendera Vietnam yang tengah melakukan pencurian ikan di laut Natuna Utara. Hal tersebut disampaikan oleh Kabaharkam Polri Komjen. Pol. Drs. Arief Sulistyanto, M.Si didampingi oleh Kakorpolairud Baharkam Polri Irjen Pol Drs. Verdianto I. Bitticaca, M.Hum, Kapolda Kepri Irjen Pol Dr. Aris Budiman M.Si, Dirpolair Korpolairud Baharkam Polri Brigjen. Pol. Mohammad Yassin Kosasih, S.I.K., M.Si, Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Laksamana Muda TNI Adin Nurawaluddin, Dir Pemantauan dan Operasi Armada, Direktur PP, Kepala KPU Bea Cukai Batam, saat Konferensi Pers di Dermaga Pelabuhan Batu Ampar, Kota Batam. Selasa (31/8/2021).
Baca : Sosialisasi Pasar Modal, Diversifikasi Investasi untuk Hasil Investasi yang Optimal

“Pada Jumat 27 Agustus 2021 yang lalu Kapal Patroli Dit Polairud Baharkam Polri KP. Bisma-8001 berhasil melakukan penangkapan terhadap 4 unit Kapal Ikan Asing (KIA) berbendera Vietnam. Kapal tersebut diamankan di wilayah perairan Natuna Provinsi Kepri. Kapal Ikan Asing ini juga telah melakukan penangkapan ikan secara Ilegal di wilayah Laut Natuna Utara yang masuk di dalam Zona Ekonomi Eksklusif dan masuk dalam wilayah perairan Indonesia. Saat ini Kapal Ikan Asing dan 40 orang juga ikut diamankan terdiri dari 36 ABK dan 4 Nakhoda dengan barang bukti 4 unit kapal penangkap ikan dan 1 Ton ikan hasil tangkapan,” ungkap Kabaharkam Polri Komjen. Pol. Drs. Arief Sulistyanto, M.Si.
“Kami menempatkan 9 unit kapal yang di bawah komando operasi Kapolda Kepri, dari 9 unit kapal tersebut saya menempatkan 1 orang perwira tinggi berpangkat Brigadir Jenderal untuk bertugas sebagai supervisor sekaligus pengendali dan berkoordinasi dengan Kapolda Kepri untuk bekerjasama dalam pengamanan laut,” tutur Kabaharkam Polri Komjen. Pol. Drs. Arief Sulistyanto, M.Si.
Kabaharkam Polri Komjen. Pol. Drs. Arief Sulistyanto mengatakan pihaknya juga berkolaborasi dan sinergitas dengan instansi Dirjen PSDKP, TNI AL dari Bea Cukai.
“Dengan kolaborasi ini walaupun kami bekerja dengan undang-undang yang berbeda tetapi tekad kami satu untuk mengamankan wilayah laut Republik Indonesia kemudian menjaga kekayaan alam yang ada di laut, dengan satu tujuan jangan sampai dicuri oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab,” ucap Kabaharkam Polri Komjen. Pol. Drs. Arief Sulistyanto, M.Si. (JW)















