BATAM – Sosok Agus Sofyan yang kini menjabat sebagai Lurah di Sungai Lekop, Kecamatan Sagulung-Batam, dikenal seorang pejabat yang ramah dan cepat beradaptasi dengan warganya. Hal itu bisa dibuktikan, walaupun baru bertugas kurang lebih satu bulan di Sungai Lekop, namun ia cepat melakukan pendekatan-pendekatan kepada sejumlah tokoh-tokoh masyarakat maupun tokoh agama, terutama kepada Ketua RT/RW, dengan tujuan mempererat hubungan tali silaturahmi.
“Ada pepatah mengatakan, tak kenal maka tak sayang. Jadi kalau kita sebagai pendatang, langkah pertama kita lakukan, yaitu pengenalan diri kita dulu kepada warga dan lingkungan sekitarnya. Dengan adanya pengenalan diri tersebut, maka selanjutnya akan timbul keakraban sesama. Dengan demikian nantinya baru berlanjut membahas dan membicarakan, tentang perkembangan dan apa permasalahan maupun keluhan yang terjadi ditengah-tengah masyarakat kita. Saya sebagai lurah tentu harus tahu, apa yang terjadi pada warga saya,” kata Agus dengan serius, saat berbincang-bincang melalui ponselnya dengan media ini, Kamis (24/2/2022).

Agus Sofyan, sebelumnya bertugas di Kelurahan Tanjung Riau-Sekupang, sudah tak asing bagi warga di sana. Mereka menyebut, bahwa sosok Agus Sofyan tidak kenal lelah, selalu siap dan cepat turun ke lapangan, bila ada laporan warga. Selain itu, dalam melakukan suatu kebijakan selalu tepat sasaran dan tegas dalam menerapkan aturan, sebagaimana tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) dia sebagai lurah.
“Saya dipercaya pimpinan sebagai lurah. Saya sadar seorang abdi negara, tentu harus siap mengemban amanah dari pimpinan. Dengan demikian sebagai seorang lurah, saya siap memberi pelayanan terbaik kepada masyarakat. Bukan untuk dilayani, tapi saya yang harus melayani masyarakat,” tegasnya.

Agus berharap ke depannya, akan berupaya melakukan pembenahan yang lebih baik, terkait menyangkut pelayanan kepada masyarakat.
“Kalau ada timbul permasalahan, baik itu menyangkut pelayanan, maupun permasalahan sesama antar warga, mari kita berembuk duduk bersama, guna mencari solusi terbaik. Saya siap dikritik, dan bersedia menampung keluhan maupun aspirasi masyarakat, demi kebaikan dan kemajuan kita bersama. Untuk itu, saya berharap kepada warga Sungai Lekop, supaya jangan sungkan-sungkan melaporkan permasalahan maupun kejadian di lingkungan masing-masing. Tanpa ada laporan dari warga, kita tidak bisa berbuat banyak,” pintanya. (Manser)
















