
BATAM | Koperasi Desa atau Kelurahan Merah Putih (KDMP) merupakan salah satu program unggulan pemerintah Indonesia sejak Maret 2025. Selain program Makan Bergizi Gratis (MBG), KDMP adalah salah satu program prioritas Presiden ke- 8 RI Prabowo Subianto.
Pemerintah sendiri menargetkan 80.000 koperasi siap beroperasi hingga akhir tahun 2026 di seluruh Indonesia. Namun sangat disayangkan pembangunan salah satu gedung Koperasi Desa Merah Putih di Sagulung, Kota Batam, Provinsi Kepri menuai sorotan warga. Pasalnya, meteran Air warga terancam diputus pihak ABH dampak pembangunan KDMP.
“Sudah ada pemberitahuan pemutusan meteran air dikarenakan tiga bulan menunggak pembayaran,” ujar Winda pemilik meteran air saat ditemui, Sabtu (20/6/2026) di Kedai Kopi Barokah.
Winda menjelaskan, pengurus koperasi dan jasa tukang meminta untuk kesediaan memasok air diawal pembangunan gedung koperasi.
“Awalnya saya diminta bersedia menyambungkan air dari rumah ke lokasi proyek untuk kebutuhan pembangunan gedung koperasinya. Namun untuk pemakaian air belum dibayarkan sampai bangunan rampung,” ucapnya.
Lanjut Winda mengungkap bahwa tunggakan pembayaran pemakaian air sebesar Rp.1.150.000,- (satu juta seratus lima puluh ribu rupiah) sampai saat ini. Ia berharap ada solusi dari penanggung jawab proyek pembangunan gedung koperasi.
Lebih jauh Winda menyebutkan sudah komunikasi dengan lurah untuk mencarikan solusi. Namun lurah menyarankan agar komunikasi langsung dengan Dandim.
“Cobalah komunikasi dengan pihak Dandim atau Babinsa,” ujar Winda menirukan ucapan Lurah.
Pantauan dilapangan, bangunan gedung Koperasi Desa Merah Putih berdiri kokoh dan megah tanpa difasilitasi meteran air dan penerangan listrik. Tampak akses jalan menuju lokasi gedung KDMP sangat memperihatinkan.
Selain itu, keluhan juga disampaikan Man selaku tukang proyek pembangunan gedung KDMP. Man mengeluhkan bahwa hak sisa upah tukang belum ia diterima sampai bangunan gedung koperasi rampung.
“Upah kami belum dibayarkan. Sisa upah tukang sebesar Rp.10 juta lebih belum dibayar oleh penanggung jawab proyek,” ucapnya.
Man berharap sisa upah tukang dibayarkan pihak pengelola proyek pembangunan gedung koperasi.
Hingga berita ini diturunkan, redaksi berupaya meminta tanggapan penanggung jawab proyek pembangunan gedung Koperasi Desa Merah Putih dan Dandim 0316/Batam serta Ketua KDMP. /RDK















