ABK Kapal Rawai Sandar di Karimun Diperiksa Tim Medis

0
Advertisement

Karimun – Dalam upaya memutus mata rantai penyebaran pendemi covid-19, Pemda Kabupaten Karimun terus melakukan pengawasan kepada setiap warga yang masuk wilayah Karimun.

Pengawasan yang dilakukan berupa Pemeriksaan suhu tubuh kepada puluhan anak buah kapal (ABK ) Rawai yang sandar di perairan Meralnyang baru tiba dari perairan Natuna.

Tim yang tergabung dalam pemeriksaan itu yakni Dinas Perikanan, Kapolsek Meral, Babinsa Meral, Pos Lanal Meral bersama tim kesehatan dari puskesmas Meral.

ABK Kapal dilakukan pemeriksaan diatas Kapal yakni, KM Dedi Jaya 4, KM Cahaya Indah, KM Cipta Indah dan KM Udang Sari 4, Sabtu (29/5) di Pelabuhan Meral.

Dalam kesempatan itu Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Karimun, Ahmadi menyampaikan pemeriksaan suhu tubuh semua ABK yang baru sampai di Karimun ini, sesuai dengan prosedur protokol Kesehatan dalam pencegahan corona.

“Tujuannya agar kita bisa terbebas dari covid 19, pandemi virus harus dapat kita putuskan, sehingga daerah kita bisa bebas dari covid 19, mengingat saat ini kabupaten Karimun masih zona hijau atau daerah yang aman corona, ini harus dapat kita pertahankan,” ujar Ahmadi.

Kepada para ABK Akmadi, berpesan agar ABK yang berasal dari luar karimun agar menunda mudik, untuk saat sekarang kita minta tetap tinggal di kapal sebelum kapal berlayar kembali.

Sementara ABK yang berasal dari karimun, Kata Ahmadi, setibanya di rumah masing-masing agar langsung mandi dan pakaian di rendam.

Dia juga mengajak para ABK untuk tidak keluar rumah ataupun isolasi mandiri dulu, ini semua untuk kepentingan kita bersama dalam memutus rantai penyebaran covid 19,” pinta Kadis Perikanan Kabupaten Karimun.

Dari puluhan ABK dan kep kapal yang di periksa dalam keadaan sehat namun ada beberapa orang yang demam panas, tapi tidak dalam membahayakan. Ss

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.