
Beritanusantaranews.com ~ Tebing Tinggi, Puluhan Pemimpin Gereja dan warga-warga jemaat gereja yang tergabung dari Badan Kerjasama Antar Gereja (BKAG) Kota Tebing Tinggi tampak antusias menghadiri pelantikan Panita Perayaan Natal tahun 2018 di Gereja GPdI Pemulihan di Jalan Siantar kota setempat, Senin (29/10).
Acara pelantikan Panitia Natal Tahun 2018 diawali kebaktian dan dilanjutkan oleh pembacaan Surat Ketetapan (SK) Majelis Pekerja Harian (MPH) BKAG Kota Tebing Tinggi No 39/SK/MPH-BKAG/TT/IX-2018 tanggal 17 September 2018 oleh Ketua Umum BKAG Tebing Tinggi Pdt Hotler Lumbantoruan,STh, MM. Dalam SK yang dibacakan dan ditandatangani Ketua Umum (Ketum) BKAG Tebing Tinggi Pdt Hotler Lumbantoruan,STh, MM.dan Sekum Pdt Tyson Parulian Hutabarat,SSi tersebut tertuang bahwa Ketua Perayaan Natal Tahun 2018 adalah Ds Pdt A Sihombing (Ketua Distrik GMI Tebing Tinggi), Ketua 1 Pdt Yoseph Manalu (GPdI Pemulihan), Ketua 2 Gr TM Sinaga, STh (GPI Gatot Subroto), Sekretaris panitia Pdt P Ketaren (GBI Jalan Baja), Bendahara Sri Nina Panggabean, AMd (Gereja Katolik St Joseph) dan seksi-seksi.

Ketua Panitia terpilih Drs Pdt A Sihombing dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas diberikan kepercayaan oleh MPH BKAG untuk memimpin pelaksanaan Perayaan Natal Tahun 2018 ini. Kepada seluruh panitia, beliau berharap agar selalu semangat dalam melaksanakan kegiatan ini dan harus bekerja lebih keras walaupun perayaan Natal tahun 2018 hanya bermodalkan swadaya dari masing-masing jemaat.
Sementara Ketua Umum BKAG Kota Tebing Tinggi Pdt Hotler Lumbantoruan,STh, MM menyebutkan kita harus tetap bersyukur kepada Tuhan, walaupun Perayaan Natal Tahun 2018 berbeda dari beberapa tahun sebelumnya dimana dalam Perayaan Natal tahun ini, BKAG Tebing Tinggi tidak ada bantuan hibah dari Pemerintah Kota Tebing Tinggi melainkan dari swadaya masing-masing jemaat gereja yang tergabung dalam BKAG, padahal BKAG ini sudah berdiri selama 51 tahun di Kota Tebing Tinggi ini.
Diungkapkan oleh Pdt Hotler bahwa pada tahun 2018 ini MPH BKAG Kota Tebing Tinggi sudah beberapa kali dipanggil ke kantor Walikota Tebing Tinggi untuk mempertanyakan siapa yang berhak menerima bantuan kegiatan keagamaan Kristiani di Kota Tebing Tinggi Tahun 2018.
“Memang pada tahun sebelumnya, BKAG ada membuat kesepakatan dengan Pemerintah Kota Tebing Tinggi bahwa bersedia untuk saling bergantian untuk menerima hibah bantuan pemerintah dengan salah satu organisasi keagamaan Kristen yang juga terdaftar pada Pemerintah Kota Tebing Tinggi,” imbuhnya.
Menurut Pdt Hotler Lumbantoruan, bahwa seyogianya dalam kesepakatan itu, BKAG Kota Tebing Tinggi lah yang mendapat bantuan dari Pemko Tebing Tinggi untuk pelaksanaan Perayaan Natal tahun 2018 di Kota Tebing Tinggi ini, tapi itupun BKAG harus kembali mengalah.
“Untuk itu, kepada masing-masing gereja, kita semua harus sepakat tetap semangat untuk melaksanakan Perayaan Natal Tahun 2018 ini demi kemuliaan nama Tuhan dan membuktkan bahwa BKAG tetap aktif dalam setiap kegiatan keagaamaan Kristen. Kepada kita tidak perlu lagi saling menyalahkan karena Tuhan akan selalu memberkan berkat dan tidak akan tidur akan keberadaan BKAG ini,” lanjut Hotler.
Pada kesempatan yang sama, St Agusman Purba mewakili gereja-gereja yang juga merupakan seksi dana menyampaikan Perayaan Natal Tahun 2018 ini merupakan sejarah pada BKAG dimana hanya mengandalkan swadaya dari masing-masing gereja.
“Untuk itu, kepada panitia harus mau kejar bola dalam menggalang dana untuk perayaan Natal ini dan yakin Natal tahun ini akan lebih meriah dari tahun sebelumnya,” kata majelis.
Sebelumnya Pdt Yoseph Manalu dalam khotbahnya yang diambil dari nats Alkitab Hakim-Hakim 11, 29-40 yang mengingatkan kisah Yefta yang bernazar kepada Tuhan akan mempersembahkan korban bakaran kepada Tuhan apabila dapat selamat dan dapat mengalahkan daerah bani Amon. Untuk itu kita dituntut harus sungguh-sungguh untuk memuliakan nama Tuhan melalui Perayaan Natal ini. (fer)














