Bupati Asahan Pimpin Rapat Tindak Lanjut Penerapan PPKM Mikro Dalam Rangka Pengendalian Penyebaran COVID-19

0
Advertisement

KISARAN – Meskipun saat ini Kabupaten Asahan masih berada pada level 2 dan berstatus zona kuning, namun tetap melaksanakan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) berskala Mikro dalam rangka pengendalian penyebaran COVID-19.

Hal itu disampaikan Bupati H. Surya BSc selaku Ketua Satuan Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Asahan dalam rapat tindak lanjut pelaksanaan PPKM berbasis Mikro bertempat di Sekretariat Satgas Percepatan Penanganan COVID-19 di jalan Taufan Gamam Simatupang Kisaran, Rabu (21/07/2021).

Baca : Bupati dan Wakil Bupati Asahan Tinjau Pelaksanaan Penyembelihan Hewan Qurban

Menurut Surya, Satgas percepatan penanganan COVID-19 Kabupaten Asahan telah melakukan berbagai upaya penanganan COVID-19 dengan sangat serius. Hal ini terlihat dari berbagai imbauan yang diberikan kepada masyarakat Kabupaten Asahan untuk tetap menerapkan protokol Kesehatan dalam setiap melaksanakan aktivitas sehari – hari.

Tidak hanya itu, Bupati juga menegaskan bahwa selama ini TNI/Polri bersama dengan Pemkab telah bersinergi dan bekerjasama menekan angka penyebaran virus Corona dengan melakukan operasi yustisi yang cukup efektif dalam menekan angka penyebaran COVID-19 di Kabupaten Asahan.

Sementara Kapolres Asahan AKBP Putu Yudha Prawira SIK, MH dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa pihak Kepolisian dibantu instansi terkait juga melakukan pencegahan penanganan COVID-19 di Kabupaten Asahan dengan menggerakan posko PPKM di setiap Polsek yang di dalamya terdapat unsur TNI / Polri dan Pemerintah.

Kami juga menerapkan 3T yakni pemeriksaan dini (Testing), pelacakan (Tracing), dan perawatan (Treatment) yang dapat membantu menganalisa naik turunnya COVID-19 di Kabupaten Asahan. Dimana dalam pelaksanaannya di lapangan seluruh Polsek diperintahkan agar selalu berkoordinasi dengan Kecamatan, Kelurahan/Desa, ujar AKBP Putu Yudha Prawira.

Kemudian, kata Kapolres, dari hasil analisa yang dilakukan pihaknya dalam kurun waktu 2 minggu terakhir ditemukan bahwa klaster terbanyak di Asahan adalah klaster pesta. Hal ini terjadi disebabkan kurangnya koordinasi antara masyarakat yang menyelenggarakan pesta dengan Satgas Percepatan Penanganan COVID-19 di tingkat Desa / Kelurahan dan Kecamatan.

Oleh karena itu saya berharap Satgas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Asahan dapat membuat kesepakatan bersama untuk tata cara penyelenggaraan pesta bagi masyarakat, sehingga klaster ini dapat berkurang. Dan jika ada masyarakat yang tidak mematuhi, maka akan diberikan sanksi sesuai aturan yang ada, pungkas mantan Kapolres Tanjungbalai ini sembari meminta agar Bupati Asahan juga dapat memperbanyak antigen di setiap Puskesmas.

Selanjutnya menanggapi permintaan Kapolres Asahan itu Bupati H. Surya BSc meminta kepada Sekretaris Satgas Percepatan Penanganan COVID-19 yaitu Kepala BPBD Kabupaten Asahan Asrul Wahid untuk segera membuat draf kesepakatan tersebut demi untuk kepentingan masyarakat.

Selain Bupati dan Kapolres, dalam rapat itu juga terlihat hadir Wakil Bupati Taufik Zainal Abidin, Ketua DPRD Kabupaten Asahan H. Baharuddin Harahap SH, MH, perwakilan Dandim 0208/Asahan, perwakilan Danlanal TBA, perwakilan Kajari Asahan, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Drs. Bambang HS, Asisten Administrasi Umum Khaidir Aprin SE, sejumlah Kepala OPD, dan Camat se Kabupaten Asahan.(ibs)

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.