Bupati dan Wakil Bupati Asahan Ikuti Puncak Acara Peringatan Harganas Ke-29

0
Presiden RI Ir. Joko Widodo saat Menghadiri Acara Harganas KE-29 di Medan, Sumatera Utara.
Advertisement

KISARAN | Bupati dan Wakil Bupati Asahan bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Asahan dan Kepala Dinas PPKBP3A turut mengikuti puncak acara peringatan Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) ke-29 yang dilaksanakan secara Hybrid baik daring maupun luring yang dihadiri langsung Presiden RI Ir. Joko Widodo di Medan.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Asahan Syamsuddin SH, MM, melalui Kabid Komunikasi Media Arbin Ariadi Tanjung kepada wartawan, Jumat (8/7/2022).

Dalam kesempatan tersebut Bupati Asahan H. Surya BSc, berharap peringatan Harganas Tahun 2022 itu dapat dijadikan sebagai momentum dalam menurunkan angka stunting di Kabupaten Asahan dengan peran serta dari semua lapisan masyarakat.

“Peringatan Harganas merupakan amanat dari Keputusan Presiden RI Nomor 39 Tahun 2014 tentang Hari Keluarga Nasional dan diharapkan juga dapat menjadi ajang sosialisasi untuk percepatan penurunan angka stunting,” ujar Surya BSc.

Sebelumnya puncak acara peringatan Harganas ke – 29 Tahun 2022 yang berlangsung di lapangan Merdeka Medan dengan tema “Ayo Cegah Stunting agar Keluarga Bebas Stunting” itu secara resmi dibuka oleh Presiden RI Joko Widodo serta Ibu Negara Ny. Iriana Joko Widodo.

Dalam pidatonya Presiden Jokowi meminta agar Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi, Wali Kota Medan Bobby Nasution bersama seluruh Bupati dan Walikota lainnya di Sumatera Utara untuk fokus dalam menekan angka stunting.

“Untuk bisa menurunkan Angka Stunting pada posisi 14 persen pada Tahun 2024 mendatang dibutuhkan kerja keras dari semua pihak. Oleh karena itu pada peringatan Harganas ke-29 ini saya mengajak seluruh kekuatan bangsa agar bersama-sama menurunkan angka stunting untuk menyiapkan generasi bangsa yang berkualitas,” kata Joko Widodo sembari menegaskan bahwa anak Indonesia harus dalam kondisi yang sehat dan tidak boleh kekurangan gizi untuk dapat bersaing dengan negara lain di dunia.

Sementara Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Hasto Wardoyo dalam laporannya menyampaikan strategi menurunkan angka stunting di Indonesia dengan memaksimalkan tim pendamping keluarga, tim percepatan pengurangan stunting dan satuan tugas (Satgas) yang ada di lapangan.(ibs)

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.