Didukung Panbil Group, Festival Budaya Batak Bersatu 2026 Perkenalkan Kekayaan Budaya Batak di Batam

0
Lestarikan Warisan Leluhur, Festival Budaya Batak Bersatu 2026 Hadir di Batam. (F. Is)
Advertisement

BATAM — Kota Batam akan menjadi pusat perhelatan budaya Batak melalui penyelenggaraan Festival Budaya Batak Bersatu 2026. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung dalam dua tahap. Audisi pada 31 Oktober 2026 dan babak puncak atau grand final pada 28 November 2026 di Tiara Convention Hall Panbil, Batam. Festival ini bertujuan melestarikan sekaligus memperkenalkan kekayaan seni dan budaya Batak di tengah keberagaman masyarakat Kota Batam.

Ketua Panitia Festival Budaya Batak Bersatu 2026, Mangihut Aritonang, menyampaikan bahwa penyelenggaraan ini mendapat dukungan penuh dari Johannes Kennedy Aritonang melalui Yayasan Yonkenedia sekaligus Panbil Group, sebagai sponsor utama kegiatan.

“Kegiatan ini diharapkan menjadi ruang bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menunjukkan kemampuan sekaligus memperdalam kecintaan terhadap warisan budaya leluhur,” ujar Mangihut Aritonang.

Rangkaian acara dimulai dengan tahap audisi pada Sabtu, 31 Oktober 2026, yang akan menyaring peserta sebelum akhirnya berkompetisi di babak grand final pada Sabtu, 28 November 2026, di Tiara Convention Hall Panbil.

Selain ajang kompetisi seni, festival ini dirancang sebagai wadah mempererat hubungan persaudaraan masyarakat Batak yang tinggal di perantauan. Keterlibatan Johannes Kennedy Aritonang dan Panbil Group dinilai menjadi bentuk dukungan nyata dunia usaha terhadap pelestarian budaya di Kota Batam.

Penyelenggaraan festival juga turut mendapat dukungan luas dari berbagai elemen masyarakat. Sebelumnya, panitia telah melakukan sosialisasi dan mendapat dukungan dari sejumlah organisasi dan paguyuban, antara lain IKABTU, IKABSU, Toba Nahumaliang, Horas Bangso Batak, PEJABAT, Pemuda Batak Bersatu, Bangso Batak Marsada, Ikatan Pemuda Karya, Pemuda Pancasila, Aliansi Batak Marsada, serta Forum Parsinabung.

Di tengah arus perkembangan zaman, kehadiran festival ini dinilai penting agar nilai-nilai budaya yang diwariskan secara turun-temurun tetap hidup, dikenal, dan dipahami oleh generasi muda yang tumbuh di tanah perantauan. Lebih dari sekadar perlombaan, kegiatan ini menjadi ruang memperkenalkan nilai-nilai persaudaraan, penghormatan kepada leluhur, serta kekayaan tradisi Batak kepada anak-anak dan generasi penerus.

Panitia berharap festival ini tidak hanya memperkuat kebersamaan masyarakat Batak di Batam, tetapi juga memberikan kontribusi positif bagi keberagaman budaya di wilayah Kepulauan Riau menjadi bukti bahwa sejauh apa pun seseorang merantau, warisan budaya leluhur tetap layak dijaga dan diwariskan.

Editor: Arifin

Advertisement

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.