DPP Independen Hukum Indonesia Desak Dishub Asahan Usut Peristiwa Pengerusakan Aset Pemerintah

0
Ketua Independen Hukum Indonesia Bahrum Sitompul Desak Dinas Perhubungan Asahan terkait pembongkaran portal pembatas jalan. (Foto: ist)
Advertisement

Pengerusakan Portal Pembatas Jalan di Kecamatan Sei Dadap

KISARAN – Dinas Perhubungan Kabupaten Asahan diminta segera menindak lanjuti dan melaporkan peristiwa pembongkaran portal pembatas jalan yang baru-baru ini terjadi di beberapa titik ruas jalan Kabupaten di wilayah Kecamatan Sei Dadap kepada penegak hukum.

Desakan itu disampaikan Ketua Dewan Pimpinan Pusat IHI (Independen Hukum Indonesia) Kabupaten Asahan, Sumatera Utara Bahrum Sitompul kepada sejumlah wartawan termasuk Beritanusantarnews, Sabtu (05/02/2022), terkait adanya pembongkaran portal pembatas jalan di Desa Tanjung Alam dan Desa Tanjung Asri, Kecamatan Sei Dadap.

Dikatakannya, berdasarkan informasi yang diperoleh dari masyarakat diketahui bahwa portal pembatas jalan yang terbuat dari besi leter – H di Desa Tanjung Alam dan Desa Tanjung Asri Kecamatan Sei Dadap itu telah dibongkar oleh oknum tertentu dengan menggunakan laser elpiji dan potongannya kemudian diletakkan begitu saja di pinggir jalan.

Portal tersebut, kata Bahrum, merupakan asset Pemerintah yang dibangun oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Asahan melalui APBD tahun anggaran 2019 dengan pagu dana mencapai sebesar 1,8 miliar. Portal tersebut dipasang bertujuan untuk membatasi dimensi kendaraan yang melintas agar tidak over dimensi dan over loading sesuai dengan kelas jalan sebagaimana diatur dalam Undang – Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan.

Untuk itu, kata Ketua DPP IHI tersebut, Dinas Perhubungan Kabupaten Asahan sebagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang menangani persoalan portal pembatas jalan ini diminta untuk segera menindak lanjuti informasi mengenai pembongkaran portal tersebut dan melaporkan peristiwa itu kepada pihak Kepolisian agar dapat dilakukan pengusutan.

“Sebab, apa pun ceritanya tindakan pembongkaran portal pembatas jalan tersebut murni merupakan tindak pidana kejahatan. Karena jelas telah merusak alat pembatas jalan yang dibuat Pemerintah untuk menjaga agar jalan tidak dilewati kendaraan yang melebihi tonase sesuai dengan kelas jalan Kabupaten,” tandas Bahrum sembari meminta agar Dinas Perhubungan tidak pandang bulu dalam menegakkan aturan.

Mendapat informasi ini Dinas Perhubungan Kabupaten Asahan disebutkan merasa terkejut dan kecolongan. Karena pembongkaran portal pembatas jalan yang berlokasi di Desa Tanjung Asri dan Desa Tanjung Alam Kecamatan Sei Dadap itu dilakukan tanpa sepengetahuan pihaknya.

“Untuk pembongkaran portal pembatas jalan yang berada di Desa Tanjung Asri dan Tanjung Alam sampai saat ini tidak ada surat permohonan atau pemberitahuan dari pihak manapun kepada Dinas Perhubungan,” ujar Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten Asahan Maharani Simangunsong S.SiT didampingi Kepala Bidang Manajemen rekayasa Zakaria Tarigan SH kepada wartawan, Jumat (4/2/2022) kemarin.

Disebutkan begitu mendapat informasi mengenai adanya pembongkaran portal tersebut dari rekan – rekan media pada hari Kamis 3 Februari 2022 kemarin, personel Dinas Perhubungan dipimpin Kabid Manajemen rekayasa Zakaria Tarigan SH langsung turun ke lokasi untuk mengcroscek kebenarannya.

“Dari hasil croschek lapangan ternyata diketahui memang benar ada pembongkaran portal. Kami temukan keberadaan portal di dua desa tersebut sudah dibongkar dengan cara di laser pakai elpiji,” ujar Maharani.

Namun begitu Sekretaris Dinas Perhubungan itu menyatakan belum mengetahui siapa pelakunya dan apa motif dari pembongkaran portal tersebut. Karena sampai saat ini Dinas Perhubungan belum mengetahui siapa yang melakukan pembongkaran portal dimaksud.

“Tapi secepatnya Dinas Perhubungan akan melayangkan surat imbauan kepada Camat Sei Dadap serta Kepala Desa Tanjung Asri dan Tanjung Alam terkait pembongkaran portal tersebut,” kata Maharani, dan berjanji paling lama dalam dua hari ini Dinas Perhubungan Kabupaten Asahan akan segera memperbaiki dan kembali memasang portal pembatas jalan dimaksud. (ibs)

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.