Istri Narapidana di Rutan Batam Mengaku Diperas

0
Advertisement

BATAM – Keluarga narapidana (NAPI) Rutan Kelas IIA Kota Batam, mengaku dimintai uang oleh orang yang tidak dikenal.

“Saya tidak tahu siapa yang meminta uang tersebut. Apakah yang meminta uang itu oknum lapas atau orang lain,” kata Keluarga Narapidana kepada media ini, Jumat 23 Juli 2021.

Baca : Polda Kepri dan Polresta Barelang Langsung Bagikan Bantuan Sembako Bagi Warga Tanjung Uma

Istri Napi menjelaskan dalam percakapan melalui sambungan telepon seluler atau HP. Dia mengatakan, jika tidak ditransfer uang suaminya disuruh tidur di WC.

“Kalau tak dikasi uang tidurnya di dalam WC. Ini namanya pemerasan,” ucap istri napi, dengan nada sedih.

Hal yang sama juga dialami istri Narapidana di Rutan Kelas IIA Kota Batam. Dia mengaku dimintai uang. Diceritakan istri Napi, percakapan melalui sambungan telepon HP. Ia dimintai uang.

“Saya sudah transfer uangnya 200 ribu rupiah. Saya terpaksa mengirimkan uang nya. Jika tidak ditransfer suami saya disuruh tidur di WC,” ucap istri napi, yang tak mau namanya dimediakan.

Sampai berita ini dipublikasikan, pejabat Rutan Kelas IIA Kota Batam belum dapat dimintai konfirmasi. (go/jw)

Editor: Arianus

 

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.