Kabupaten Natuna Kembali Peroleh Penghargaan Pengelolaan Dana Desa Terbaik 2018

0
24
Acara Rakor Evaluasi Pelaksanaan DAK Fisik dan Dana Desa Tahun 2018 dan Persiapan Pelaksanaan DAK Fisik dan Dana Desa Tahun 2019 di Hotel CK Tanjungpinang. Kamis (31/01/2019).

Natuna –  Kabupaten Natuna kembali memperolah penghargaan dalam pengelolaan Dana Desa tahun 2018. Penggehargaan tersebut di Serahkan langsung oleh Kementerian Keuangan melalui Kantor Wilayah Perbendaharaan Provinsi Kepulauan Riau yang diterima oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Natuna, Indra Joni pada acara Rakor Evaluasi Pelaksanaan DAK Fisik dan Dana Desa Tahun 2018 dan Persiapan Pelaksanaan DAK Fisik dan Dana Desa Tahun 2019 di Hotel CK Tanjungpinang.  Kamis (31/01/2019).

Kegiatan tersebut dibuka oleh Direktur Perbendaharan Kementerian Keuangan RI ibu R. Wiwin Istanti, SE,Ak.,M Laws, juga tampak hadir Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau, mantan Kepala Wilayah Ditjen Perbendaharaan Provinsi Kepulauan Riau Heru Pudjo Nugroho, Kepala Dinas PMD se- provinsi Kepri, Inspektur Inspektorat se- Kepri, Biro Pembangunan dan undangan dari Kabupaten/Kota Se-Provinsi Kepri.

Dalam paparan Direktur Pelaksanaan Anggaran, disebutkan bahwa berdasarkan hasil evaluasi dan penilaian kinerja, Kantor Perbendaharaan Provinsi Kepri adalah yang terbaik saat ini. Hal ini dibuktikan dengan capaian realisasi penyaluran DAK Fisik dari Kas Negara (RKUN) sebesar Rp. 712,32 Milyar atau sebesar 94,48%, meningkat dibandingkan dengan tahun 2017 sebesar 86,1%. Sedangkan Dana Desa telah tersalurkan sebanyak Rp. 221,5 Milyar ke RKUD atau 100%. Dengan capaian ini, tentunya Provinsi Kepulauan Riau telah berada pada posisi yang sangat baik dalam kinerja penyerapan anggaran dan tentunya sangat diapresiasi oleh Pemerintah.

Adapun parameter dalam penilaian pengelolaan Dana Desa terbaik antara lain adalah Penyampaian Dokumen Persyaratan penyaluran Dana Desa, Ketepatan Penyaluran dari RKAUD ke RKD, dalam jangka waktu 7 Hari kerja, Capaian Out put Dana Desa, Sisa Dana Desa di RKD dan Prioritas Penggunaan Dana Desa. dari 6 parameter dalam penilaian tersebut, kabupaten Natuna memperoleh total nilai tertinggi sehingga kembali di nobatkan sebagai pengelolaan Dana Desa terbaik I Tahun 2018. Kemudian peringkat kedua dan ketiga diperoleh oleh Kabupaten Bintan dan Kabupaten Karimun.

Selain pemberian penghargaan Pengelolaan Dana Desa, juge diberikan penghargaan kepada Kabupaten dalam pengelolaan DAK Fisikm 2918 dan Kabupaten Natuna memperoleh Peringkat ke 2 di susul oleh Lingga peringkat ketiga dan Pemerintah Provinsi Kepri pada posisi pertama.

Acara yang berlangsung selama 1 hari diisi dengan pemberian materi dari Kadis PMD Dukcapil Provinsi Kepri, Kepala Biro Pembangunan dan Plt Kanwil Perbendahraan Provinsi Kepri. Dalam kesempatan tersebut dilaklukan pemberian cinderamata kenang-kenangan dari Pemerintah Provinsi Kepri kepada Bapak Heru Pudjo Nugroho yang telah mendapat penugasan sebagai kepala Wilayah Kantor Perbendaharaan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta per 1 Februari 2019.

Kadis DMPD Indra Joni kepada media ini melalui selulernya ( 01/02) menyampaikan, penghargaan peringkat pertama dari Menkeui dalam program yang sama merupakan yang ke dua kalinya, yaitu kegiatan 2017 dan 2018. Kesemua ini tidak terlepas dari ketegasan Bupati agar Dana Desa segera disalurkan ke Desa dan dikerjakan secara tepat.

Kemudian dirasa cepatnya penyaluran Dana Desa dari BPKD berarti telah mempercepatnya pelaksanaan kegiatan yang ada di Desa dan dengan cepatnya kerja inspektorat dalam mengaudit kegitan desa sehingga proses pencairan dana desa berikutnya menjadi tepat waktu, terang Joni.

Harapan pemerintah, kegiatan yang ada di desa bisa dilaksanakan dengan system padat karya yang mengarah pada peningkatan ekonomi masyarakat, termasuk memberdayakan BUMDes dalam peningkatan ekonomi desa, namun regulasi harus diperhatikan agar tidak terjebak masalah hokum, tutup Joni. (Jimmy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.