NATUNA – Lamhot Sijabat berharap kunjungan wakil Gubernur Kepri membawa dampak positif bagi warga Natuna.
”Dari kunjungan Wagub selama di Natuna dapat dilihat untuk membangun kabupaten Natuna. Dimulai dari industri kreatif dan sektor pendidikan, Marlin juga menyempatkan untuk bertemu dengan ormas Islam di Natuna. Sosok Perempuan yang di dukung Partai Nasdem ini, dinilai mampu untuk membangun Kepri,” ungkap Lamhot.
Baca: DPRD Natuna Apresiasi Program TMMD ke-110 di Natuna
Wakil Gubernur Kepri, Marlin Agustina mendukung perkembangan industri kreatif dan kuliner di Kabupaten Natuna. Marlin mengatakan, Pemprov Kepri siap untuk membantu mempromosikan produk-produk tersebut ke berbagai platform media sosialnya. “Kita akan bantu mempromosikan hasil olahan dan kuliner Natuna. Kita memang terus mendukung usaha mikro, kecil dan menengah. Terlebih di masa pandemi sekarang, agar kesejahteraan rumah tangga terus meningkat,” katanya, di Ranai, Kabupaten Natuna.
Ia berharap, ke depan Pemkab Natuna menjadikan program khusus Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) sebagai peningkatan taraf hidup bagi usaha rumah tangga. “Ke depan, Pemda harus punya terobosan increase dengan penjualan atau pemasarannya tidak menjadi kendala lagi bagi UKM,” harap Marlin yang waktu itu didampingi Wakil Bupati Natuna Ngesti Yuni Suprapti. Rabu (31/3/2021).
Marlin juga menyampaikan, dirinya juga akan mendorong daerah lain agar terus memberdayakan kreativitas warganya dalam berbagai olahan kerajinan. “Karena ini akan sangat membantu usaha rumah tangga dan kecil menengah lainnya,” sebutnya.
Kedatangan Wakil Gubernur Provinsi Kepulauan Riau, Marlin Agustina ke Kabupaten Natuna membawa harapan baru bagi percepatan pembangunan di sektor pendidikan.
Di tempat yang lain Wakil Gubernur Kepri Marlin berjanji akan memperhatikan sektor pendidikan, khususnya SLTA sederajat dan SLB. Dimana, hal itu sudah menjadi kewenangan pemerintah provinsi, sejak keluarnya undang-undang 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah. “Saya dan pak Ansar sudah sepakat, tidak ada pilih-pilih daerah dalam membangun. Kita perhatikan semuanya, dengan memperhitungkan kebutuhan di daerah itu masing-masing,” katanya.
Marlin sudah tau, bahwa Kabupaten Natuna selama ini merasa “dianak tirikan”. Namun ia menegaskan, bahwa dimasa kepemimpinan Ansar-Marlin, seluruh daerah akan mendapatkan prioritas. “Jadi jangan khawatir, meskipun saya dari Karimun, pak Ansar dari Bintan, di masa pemerintahan ini, kami milik masyarakat Provinsi Kepulauan Riau,” ucapnya.
”Sejak undang-undang 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah diberlakukan, Pemerintah Kabupaten Natuna kesulitan memberi bantuan karna bertentangan dengan regulasi. Padahal, banyak pekerjaan rumah yang harusnya diselesaikan, seperti peningkatan infrastruktur sekolah, peningkatan kapasitas guru-guru, termasuk kesejahtraan guru perbatasan,” ungkap Marlin. (Jim’s)
Editor: Arianus
















