Peduli Pemberantasan Narkoba, DPC dan PAC PBB Kabupaten Pelalawan Audensi ke Kantor BNNK Pelalawan

0
DPC dan PAC PBB Kabupaten Pelalawan Saat Audensi ke Kantor BNNK Pelalawan, Senin (11/1).
Advertisement

PELALAWAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Pemuda Batak Bersatu Kabupaten Pelalawan bersama pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pangkalan Kerinci, PAC Khusus Desa Kesuma, PAC Khusus Ukui Kerumutan Pkl Lesung, PAC Nelo Kompleks PT Adei melakukan audensi ke kantor Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Pelalawan di Jalan Tengku Said Abdul Rahman No. 7 Pkl Kerinci, Senin (11/1/2021).

DPC dan PAC PBB Kabupaten Pelalawan Saat Audensi ke Kantor BNNK Pelalawan, Senin (11/1).

Baca: Pengembangan Infrastruktur, BUP BP Batam Sosialisasikan Layanan STS-FSU Pelabuhan Batu Ampar

Baca: DPRD Natuna Gelar Rapat Kerja Terkait Polemik Surat Rapid Test

Kedatangan rombongan PBB tersebut disambut baik dan diterima oleh Kepala BNNK Pelalawan, AKP Andi Salamon M.H, dan didampingi Wahyudi S.E,.

Pada kesempatan ini Ketua DPC PBB Pelalawan Apul Sihombing S.H, M.H., menjelaskan bahwa terbentuk organisasi PBB atas dasar kesamaan suku yg terdiri dari lima sub etnis yakni batak toba, batak karo, batak pakpak dairi, batak mandailing, dan batak simalungun.

“Dan ke lima batak ini diikat dengan satu dasar hukum yakni Dalihan Natolu yaitu manat mardongan tubu, elek marboru, dan somba marhula-hula,” lanjutnya.

Apul Sihombing menyebutkan terbentuknya Pemuda Batak Bersatu juga didasarkan atas peristiwa dan kejadian yang berkembang saat ini di tengah masyarakat khususnya di bidang sosial kemasyarakatan. Sebagai salah satunya adalah dengan semaraknya peredaran narkoba ditengah masyarakat.

“Untuk itu PBB ingin mengetahui langkah-langkah yang perlu dilakukan dalam mendeteksi dini para pemakai narkoba, dan menjalin kerja sama dengan pihak BNN untuk menekan dan mengurangi korban-korban pemakai narkoba,” ucap Apul Sihombing menambahkan.

Sementara Kepala BNNK Pelalawan AKBP Andi Salamun M.H, dan didampingi Wahyudi S.E menjelaskan bahwa di BNN ada empat (4) program kerja yang dilakukan. Keempat program ini adalah pencegahan, pemberdayaan, rehabilitasi, dan pemberantasan. Pencegahan ini dapat dilakukan dengan himbauan atau informasi.

“Sedang pemberdayaan dapat dilakukan dengan kerja sama relawan/penggiat dengan membuat kelompok relawan seperti saat ini sudah terbentuk, seperti IBM,” jelas Andi Salamun.

Lanjut Andi mengatakan intervensi berbasis masyarakat/ IBM ini yang akan menjadi konselor-konselornya dan jika memang tidak mampu maka pihak BNN akan membantu untuk merehabilitasinya.

Diakhir penjelasannya kepala BNNK Pelalawan mengatakan bahwa pengaruh dengan memakai narkoba yang akan terganggu adalah otak/adiksi dan ini akan mempengaruhi pola pikir para pengguna narkoba. (Samuel Pasaribu)

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.