Rapat Paripurna Tanggapan dan / atau Jawaban Walikota Terhadap Pemandangan Umum Fraksi atas Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kota Batam TA.2017

0
Advertisement

Berita Nusantara News ~

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)  Kota Batam gelar rapat paripurna tentang tanggapan atau jawaban walikota terhadap pemandangan umum fraksi atas ranperda pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Kota Batam T.A.2017 pada selasa siang (10/7/18) di ruang sidang utama DPRD Batam.

Rapat dipimpin oleh Wakil Ketua I Imam Sutiawan politisi fraksi Gerindra. Pada kesempatan tersebut Amsakar membacakan jawaban Wali Kota atas pemandangan fraksi DPRD Batam terhadap Ranperda Kota Batam 2017.

Pada Paripurna ini, Amsakar Ahmad memaparkan beberapa program kerja yang dilakukan pemerintah daerah Kota Batam untuk meningkatkan target PAD, Peningkatan PAD dengan meningkatkan intensiasi penerimaan pajak melalui sumber sumber PAD seperti pajak dan retribusi daerah.

“kami ucapkan terimakasih kepada seluruh fraksi yang telah memberikan pandangannya, sumbangsih  pemikiran serta apresiasinnya terhadap laporan LKPJ T.A.2017, ” ucap Amsakar dalam kutipan penyampaian jawaban Walikota Batam terhadap pandangan fraksi.

Dijelaskannya, bahwa dalam pelaksanaan anggaran apabila  terjadi kelebihan bayar, maka harus ditarik atau dikembalikan, begitupun dengan pembayaran gaji terhadap pegawai yang sudah tak bekerja lagi, namun tetap berjalan. Sebagaimana arahan yang disampaikan dari fraksi partai demokrasi indonesia perjuangan (PDIP), yang bersangkutan mesti mengembalikan.  itu perlu dilakukan karena bisa masuk sebagai kerugian negara. lantaran yang mestinya tak dikeluarkan, jadi dikeluarkan.

Soal rekomendasi Badan Pemeriksaan Keuangan, Amsakar mengaku bahwa rekomendasi itu sangat baik, menurutnya dengan adanya rekomendasi BPK RI, kita bisa lebih memperbaiki kedepan.

Selain itu, piutang lain-lain atau pendapatan asli daerah yang sah per 31 Desember 2017 sebesar Rp.157,7 miliar, pada beberapa SKPD yang belum dapat diyakini keandalannya, khususnya di RSUD Embung Fatimah Batam.

“ini menjadi perhatian khusus pemko batam ke depannya agar piutang tersebut dapat disajikan secara andal, begitu juga dengan realisasi pendapatan pada beberapa skpd yang pencapaiannya di bawah 90 persen dari yang direncanakan. Pemko Batam akan melakukan evaluasi kinerja SKPD penghasil. ” tutupnya  (rdk/inp)

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.