Rumah Wakil Ketua PJI Kabubaten Pelalawan Dua Kali Diteror OTK

0
PJI Kabupaten Pelalawan Resmi Membuat Laporan ke Pihak Kepolisian. Rabu (9/6)
Advertisement

PELALAWAN – Ketua DPC Persatuan Jurnalistik Indonesia (PJI) Kabupaten Pelalawan, Dien Puga saat dikonfirmasi awak media membenarkan adanya peristiwa bom molotov di rumah wartawan Marlon Situmorang.

Personil Polsek Kerinci Saat Menunjukkan Kondisi Meteran Listrik Rumah Marlon.

“Benar, ada peristiwa bom molotov terhadap rumah seorang wartawan. Saya sendiri langsung turun ke TKP. Bagian pintu rumahnya hitam kerena asap tebal dan kilo meter listriknya juga hampir saja terbakar,” tutur Dian Puga, Rabu (9/6/2021).

Dian Puga berharap kepada pihak Kepolisian Polres Pelalawan agar mencari dan menangkap pelaku bom melotop ini. “Kejadian ini sudah kami laporkan ke Polres Pelalawan di Unit IV Reskrim, dan sudah diproses atau disidik,” ujar Dien Puga yang akrab di panggil Ocu ini.

Gambar: Rumah Marlon Situmorang

Kemudian Dien Puga menambahkan ini adalah kejadian yang kedua kalinya. Pada bulan April 2021, rumah Marlon sudah pernah dilempari batu yang menyebabkan kaca jendelanya hancur dan rusak. Walaupun Marlon Situmorang sudah melaporkannya ke Polsek Pangkalan Kerinci, namun hasil nya nihil. Pelakunya tetap saja berkeliaran.

“Jadi saya harapkan pihak Kepolisian agar menangkap pelaku peneror tersebut. Jangan sampai terulang untuk ketiga kalinya peristiwa teror terhadap wartawan,” lanjut Dien Puga menambahkan.

Untuk kedua kalinya terjadi, teror terhadap seorang wartawan Media Sinar Pagi Baru, Marlon Situmorang.

Diceritakan Marlon Situmorang, tepat pada hari Rabu pagi tanggal 9 Juni 2021 sekira pukul 4.30 WIB, ada teror terhadap dirinya. Teror menggunakan botol lengkap sumbu kain yang berisikan minyak tanah atau minyak lampu dengan melemparkan ke pintu rumah tinggal nya. Marlon mengungkapkan disusul satu buah botol lagi dilempar ke mobil Avanza yang diparkirkan persis didepan rumahnya. Hal ini membuat seisi rumah panik dan histeris melihat api dan asap tebal yang hampir membakar rumahnya.

“Saya panik seketika melihat rumah saya ada api dan asap tebal. Peristiwa teror ini terjadi untuk kedua kalinya dirumah. Dua bulan yang lalu pernah diteror juga dengan melempar kaca jendela rumah yang menyebabkan jendela hancur dan rusak,” tuturnya.

Dikatakan Merlon, peristiwa ini sudah diloporkan ke Polsek Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan Provinsi Riau pada bulan April 2021 lalu, namun hasilnya nihil dan pelaku nya belum tertangkap sampai sekarang.

Kemudian, Marlon mengatakan satu unit mobil Avanza dengan Nopol B.1240 SIZ ikut jadi sasaran pelemparan. ” Saya berlari kebelakang sambil mengambil dan mencari sesuatu untuk memadamkan api tersebut. Beruntung lah api bisa dipadamkan,” ujar Marlon Situmorang ketika dikonfirmasi awak media pada Rabu pagi, 9 Juni 2021.

“Kemudian dengan peristiwa ini, atas perintah dari Bapak Kapolres Pelalawan, AKBP Indra Wijatmiko .SI.K  Anggota Polres Pelalawan dan Polsek Pangkalan Kerinci cepat tanggap dan turun ke TKP. Ada sekitar 6 unit mobil dan Puluhan Anggota Polisi yang datang atau turun ke TKP. Kasat Intelkam AKP Sohermansyah.SH Kasat Reskrim, AKP. Nardy Masry Marbun.SH. Kasat Sabhara serta Puluhan Anggota Polsek Pangkalan Kerinci dan Polres Pelalawan mendatangi tempat kejadian yakni rumah saya,” ujarnya.

Kasat Intelkam AKP.Sohermansyah.SH saat dikomfirmasi Awak Media Rabu Siang (9/6/20210 sekira pukul 13.30.Wib melalui Via seluler dan pesan WhatsApp, tidak ada jawaban sama sekali, mungkin dikerenakan beliau sibuk. TIM

Editor: Arianus

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.