Satres Narkoba Polresta Barelang Rilis Pemusnahan Sabu 6.858,1 Gram

0
Kasatresnarkoba Polresta Barelang Kompol. Abdul Rahman, SH, SIK, MH beserta para perwakilan PN Batam, Bea Cukai Batam, Wakil Ketua BPOM Batam & Penasehat Hukum Tersangka. Rabu (4/3).
Advertisement

BATAM – Satuan Reserse Narkoba Polresta Barelang memusnahkan barang bukti tindak pidana narkotika berupa Sabu seberat 6.858,1 gram. Barang bukti tersebut berasal dari dua perkara yang dilimpahkan dari Bea Cukai Kota Batam.

Dalam keterangan yang diterima, pemusnahan barang bukti dilakukan pada Rabu (04/03/2020) di Kantor Satresnarkoba Polresta Barelang. Pemusnahan dipimpin langsung oleh Kepala Satuan (Kasat) Reserse Narkoba Polresta Barelang Kompol. Abdul Rahman, SH, SIK, MH.

Kasat Res Narkoba Polresta Barelang Kompol Abdul Rahman, SH,SIK.MH menjelaskan bahwa terhadap Barang Bukti (BB) Narkotika jenis sabu yang dimusnahkan dikarenakan dari masing – masing barang bukti telah mendapat Surat Ketetapan dari Pengadilan Negeri Batam serta mendasari amanah Pasal 91 (2) Undang Undang nomor : 35 tahun 2009 tentang Narkotika, pada akhir pembicaraannya Kasat Res Narkoba mengajak masyarakat Batam khusunya dan Indonesia pada umumnya untuk menjahui Narkoba apapun jenisnya.

Polisi juga menghadirkan tersangka yang terlibat dalam kasus ini. Sabu dimusnahkan dengan cara dicampur air dan direbus.

Kegiatan ini disaksikan Kasattahti Polresta Barelang Kompol. M. Said, Kasubbag humas Bagops Polresta Barelang Iptu Pardi, perwakilan dari Pengadilan Negeri Batam, perwakilan dari Bea Cukai Batam, Wakil Ketua BPOM Batam, Penasehat Hukum para tersangka dan para Awak Media.

Total shabu yang dimusnahkan 6.858,1 gram, yang berasal dari dua kasus. Sebelum dimusnahkan, barang bukti tersebut diuji laboratorium untuk dipastikan keasliannya. Setelah direbus, shabu tersebut dibuang ke air yang mengalir di dalam kamar mandi Kantor Satresnarkoba Polresta Barelang. (Rls)

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.