Soal Dugaan Tipikor SMKN 1 Batam, LSM RCW Kepri Desak Kejari Batam

0
LSM RCW Kepri Saat Mendatangi Kantor Kejari Batam, Kamis (18/8/2022).
Advertisement

Dugaan Tipikor SMKN 1 Batam Soal Dana Bos, Komite dan Pengadaan Mobil

BATAM • Lembaga Swadaya Masyarakat Riau Corruption Watch ( LSM – RCW) Kepri menggelar aksi damai ke Kejaksaaan Negeri (Kejari) Batam, Kamis (18/08/2022). Aksi unjuk rasa dilakukan dalam rangka mendukung penegak hukum adhyaksa tersebut melakukan penyelidikan terhadap kasus indikasi korupsi di Batam. Hal itu diungkapkan oleh Ketua LSM RCW Mulkansyah dilansir Kejora news.

“Kasus dugaan Tindak Pidana Korupsi SMKN 1 Batam terkait dana bos dan komite dan pengadaan mobil sudah dilaporkan ke Kejari Batam. Kita mendesak Kejari. Jangan sampai mandul,” kata Mulkansyah.

LSM RCW Kepri Saat Berunjuk rasa di Depan Kantor Kejari Batam, Kamis (18/8/2022).

Tampak dalam aksi damai yang membawa banner tulisan sejumlah kasus di Kejari Batam.

Terpisah Kejaksaan Negeri Batam melalui Kepala Seksi Intelijen, Riki Saputra, SH, MH mengapresiasi atas dukungan masyarakat terutama pengungkapan kasus tindak pidana Korupsi.

“Kami mengapresiasi dukungan dari masyarakat terkait dengan kinerja kejaksaan negeri Batam, utamanya dalam penanganan dugaan perkara tindak pidana korupsi,” tulis Riki Saputra.

Disinggung deadline hingga September dalam pengungkapan kasus dugaan Tipikor SMKN 1 Batam di Kejari Batam. Kasus dugaan Korupsi SMKN 1 terkait dana bos, komite dan pengadaan mobil.

Riki mengungkapkan saat ini pihaknya masih dalam tahapan penghitungan kerugian keuangan negara oleh BPKP.

Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Batam, Aji Prasetyo Prakoso, SH, MH dan Kepala Seksi Intelijen, Riki Saputra, SH, MH, serta sejumlah jajaran Kejari Batam Saat Menemui Para Pengunjuk rasa, Kamis (18/8/2022).

“Mengenai deadline, pada prinsipnya kami juga ingin cepat dalam penyelesaian penanganan perkara. Karena sampai dgn saat ini masih dalam tahapan penghitungan kerugian keuangan negara oleh BPKP, jadi kami menunggu hasilnya terlebih dahulu, baru kami akan melakukan tindakan selanjutnya,” terangnya. (Rdk)

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.