Wali Kota Batam Sampaikan LKPJ 2018 pada Rapat Paripurna DPRD Batam

0
Advertisement

Batam – Walikota Batam melalui wakil walikota Batam, Amsakar Ahmad sampaikan laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) anggaran akhir tahun 2018 pada Rapat Paripurna yang dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Batam di gedung DPRD Batam. Kamis (21/3/2019).

Dalam LKPJ tersebut, Amsakar Achmad menyampaikan bahwa pendapatan dan pembiayaan anggaran tahun 2018 sebesar Rp2.574.446.475.71,26, dan anggaran yang terealisasi sebesar Rp2.425.932.467.999,76 setara dengan 106,03%. Sedangkan target pendapatan tahun 2018, sebesar Rp2.508.604.184.132,21, dan terealisasi sebesar Rp2.360.902.860.709.72 setara dengan 94,08%,” kata Amsakar saat membacakan laporan Walikota Batam.

Sementara itu, Amsakar menambahkan adapun permasalahan pendapatan anggaran tahun 2018 adalah, penerimaan yang berasal asli dari pendapatan asli daerah (PAD) sangat dipengaruhi oleh tingkat pertumbuhan ekonomi dan tingkat investasi serta kebijakan pemerintah pusat dan belum optimalnya penerimaan dana transfer khususnya dana alokasi khusus, dan realisasinya sangat bergantung kepada SKPD, dan penerimaan bagi hasil PPH 21, PPH 25 dan PPH 29 belum maksimal, hal ini dikarenakan orang yang bekerja diwilayah kota Batam tidak mempunyai nomor wajib pajak yang terdaftar di kota Batam.

Anggaran bagi hasil dengan Provinsi, realisasinya tidak sesuai dengan waktu yang ditetapkan dan belum maksimalnya penerimaan wajib pajak di kota Batam.

Dari pengalaman, Pemko Batam merencanakan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan investasi untuk meningkatkan pendapatan daerah kota Batam. “Pemko Batam akan melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait dan mendorong SKPD untuk berperan aktif dan berkoordinasi dengan Kementrian teknis.” Ungkapnya

Lanjut, Amsakar membacakan Pemerintah Kota Batam juga telah menerbitkan surat edaran kepada seluruh yang berkepentingan di kota Batam agar mempunyai NPWP cabang Batam. Pemko Batam juga akan meningkatkan koordinasi dengan Provinsi, agar pembagian bagi hasil dapat terealisasi tepat waktu.

Setelah LKPJ Walikota Batam dibacakan, DPRD Kota Batam langsung membentuk panitia khusus mencari masukan dari Pemerintah Daerah dan pihak terkait, dan nantinya pansus akan melaporkan hasilnya dalam Rapat Paripurna. ~ (SK)

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.