Wali Kota Sampikan Penjelasan Ranperda RPJMD Kota Batam Tahun 2021-2026

0
Gambar Istimewa
Advertisement

BATAM – Pidato Wali Kota Batam pada paripurna penyampaian dan penjelasan rancangan peraturan daerah rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) Kota Batam tahun 2021-2026, Selasa (27/07/2021). Wali Kota Batam menyatakan bahwa dalam RPJMD 2021-2026 memuat beberapa strategi yang akan dilakukan Pemko Batam dalam mencapai visi dan misi pembangunan kota Batam adalah “Terwujudnya Batam sebagai
bandar dunia madani yang modern dan sejahtera”.

Visi tersebut disusun berdasarkan pertimbangan komprehensif atas berbagai kondisi yang dihadapi Batam saat ini. di samping itu juga memperhatikan posisi wali kota Batam sebagai ex-officio Kepala Badan Pengusahaan Batam sesuai amanat PP nomor 62 tahun 2019 tentang perubahan kedua atas PP nomor 46 tahun 2007 tentang kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas Batam.

Baca : Anggota Komisi IV DPRD Kota Batam, Aman Sebut Perlu Pengawasan Masa Pengetatan PPKM

Kemudian juga memperhatikan dinamika dan trend perekonomian daerah, nasional, regional dan global. Sebagai tindaklanjut dari visi tersebut dan menjalankan amanat dari peraturan yang berlaku maka dituangkan kedalam 5 (lima) misi berikut: Pertama; Mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang berkeadilan melalui peningkatan kualitas dan diversifikasi kegiatan perekonomian berbasis keunikan dan keunggulan wilayah. Kedua; Mewujudkan pembangunan kota Batam yang berkelanjutan didukung infrastruktur, utilitas dan sistem transportasi yang maju, ramah, aman, asri dan nyaman sesuai tata ruang. Ketiga; Mewujudkan SDM yang berdaya saing, berbudaya, produktif dan berakhlak mulia.
Keempat; Dilanjutkan percepatan pembangunan di daerah hinterland untuk pemerataan dan sebagai penopang perekonomian kota Batam. Kelima; Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, responsif, efektif dan efisien berbasis teknologi informasi dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Selanjutnya, agar visi dan misi yang telah diformulasikan tersebut dapat diimplementasikan dan proses sinkronisasi dengan program pemerintah pusat dan provinsi dapat berjalan lancar, maka dijabarkan menjadi 6 (enam) tujuan dan 24 (dua puluh empat) sasaran, yaitu :

Tujuan pertama, meningkatkan perekonomian kota Batam berbasis sektor perdagangan, jasa dan pariwisata yang berdaya saing, dengan sasaran; Meningkatnya kinerja sektor perdagangan. Tumbuhnya sektor pariwisata unggulan di kota Batam. Meningkatnya realisasi investasi kota Batam.

Tujuan kedua, meningkatkan perekonomian kota batam yang merata dan inklusif, dengan sasaran : Meningkatnya produktifitas industri kecil menengah dalam perekonomian daerah. Meningkatnya peran koperasi dan usaha mikro dalam perekonomian masyarakat. Meningkatnya kesejahteraan nelayan kecil dan budidaya. Meningkatnya ekonomi kreatif daerah.

Tujuan ketiga, mewujudkan infrastruktur kota yang berkualitas dan serasi dengan tata ruang kota batam serta berwawasan lingkungan, dengan sasaran : Terwujudnya perencanaan, pemanfaatan dan pengendalian tata ruang kota batam yang konsisten. Meningkatnya kualitas lingkungan hidup kota batam yang bersih dan hijau denganmemperhatikan daya dukung dan daya tampung lingkungan. Tersedianya infrastruktur perkotaan yang aman, nyaman dan terpadu serta kawasan permukiman yang layak huni

Tujuan keempat, mewujudkan pembangunan manusia yang unggul, dan bertakwa menuju masyarakat yang adil dan sejahtera, dengan sasaran : Meningkatnya aksesibilitas dan kualitas layanan pendidikan serta literasi masyarakat. Meningkatnya aksebilitas kualitas layanan kesehatan masyarakat yang terjangkau dan merata. Meningkatnya daya beli masyarakat. Meningkatnya peran gender dan pemuda dalam pembangunan. Meningkatnya kerukunan dan ketentraman hidup masyarakat. Meningkatnya sektor ketahanan pangan daerah menurunnya angka pengangguran. Meningkatnya pelayanan sosial masyarakat.

Tujuan kelima, mewujudkan pemerataan pembangunan infrastruktur dasar dan memperluas akses hinterland, dengan sasaran : Meningkatnya kualitas infrastruktur permukiman di wilayah hinterland. Meningkatnya konektivitas antar pulau di wilayah hinterland. Meningkatnya kualitas dan cakupan pelayanan air bersih dan sanitasi di wilayah hinterland.

Tujuan keenam, mewujudkan penyelenggaraan pemerintahan yang profesional, akuntabel, transparan dan mengayomi, dengan sasaran : Terwujudnya kelembagaan dan ketatalaksanaan pemerintahan daerah yang efektif, efisien dan berkualitas. Meningkatnya kemampuan kemandirian keuangan daerah. Meningkatnya kualitas pelayanan publik yang transparan dan akuntabel dengan peningkatan profesionalitas asn dan pemanfaatan teknologi informasi.

“Kami berharap apa yang semua kita kerjakan ini dapat berjalan dengan lancar dan dilandasi oleh semangat kepentingan bersama untuk menghasilkan dokumen perencanaan pembangunan yang berkualitas dan berkelanjutan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat kota Batam.”

“Kami berharap adanya kerjasama yang baik dan harmonis, sehingga arus informasi dan komunikasi antara pihak legislatif dan eksekutif dapat berjalan lancar.”

“Hal ini patut terus kita kembangkan dan tingkatkan sehingga proses pembahasan dapat dilaksanakan sesuai dengan jadwal waktu yang telah ditetapkan, sehingga mekanisme proses selanjutnya dapat dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.”

Demikianlah pidato pengantar Wali Kota Batam untuk penyampaian dan penjelasan atas Ranperda RPJMD Kota Batam tahun 2021-2026. Dalam sidang paripurna yang berbahagia ini, dimana hal-hal yang diuraikan diatas perlu dilakukan pembahasan bersama antara DPRD kota Batam dengan pemerintah kota Batam secara lebih mendalam./JW

Editor: Arianus

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.