Gubernur Kepri Ansar Sebut Gunakan Produk Lokal untuk Pemberdayaan UMKM

0
Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad
Advertisement

TANJUNGPINANG – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau akan menerapkan kebijakan pengetatan “Ikat Pinggang” akibat dari dampak pandemi Covid-19. Pandemi ini turut menyebabkan berkurangnya pendapatan daerah serta penurunan juga transfer dana dari Pusat.

Baca: 100 Personil SatBrimob Polda Kepri BKO di Polda Papua Pulang dengan Selamat

“Saya sampaikan bahwa saya akan lihat kembali komposisi anggaran kita. Kegiatan yang tidak produktif akan kita kurangi dan akan kita alihkan kepada kegaiatan yang berdampak langsung kepada masyarakat. Dengan pengurangan anggaran yang cukup siginifikan, kitaharus menyesuaikan kembali prioritas dalam pembangunan karena anggaran yang tersedia terbatas. Oleh karena itu saya menghimbau kepada dinas dinas  untuk mengurangi acara-acara seremonial yang tidak perlu, kalaupun buat acara, alangkah baiknya buat dikampung-kampung agar masyarakat juga ikut merasakan manfaatnya,” ucap Gubernur Kepri Ansar, Senin (1/3/2021) disela sela rapat bersama OPD Pemerintah Provinsi Kepri di Dompak.

Selain itu Gubernur Ansar,  mengatakan kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang menyelenggarakan setiap acara agar fasilitas konsumsi yang diberikan dan disediakan harus memprioritaskan pemanfaatan produk olahan lokal. “ Untuk acara-acara Pemprov kedepannya saya minta agar makanannya, baik kue atau buah kalau bisa dari produk lokal, dari pembuat kue dan petani lokal kita. Dengan membeli dari petani lokal dan pembuat kue lokal kita tentunya akan sangat membantu untuk terus bertahan dan bertahan dan kembali pulih di tengah pandemi.” tulis Ansar dilaman medsosnya.

“Pemulihan ekonomi merupakan salah satu fokus saya  bersama wakil gubernur Hj. Marlin Agustina saat ini. Selain memberikan relaksasi bagi dunia industri dan investasi, saya juga akan memperhatikan pemberdayaan UMKM dengan mencarikan solusi pola kemitraan.” kata Gubernur Ansar. (A/H)

Advertisement

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.