Ketapang, Tanjung Pasar– Ratusan pekerja yang tergabung dalam Serikat Buruh Patriot Pancasila (SBPP) pada Jumat (26/10/2018) tampak memadati halaman kantor Tanjung Makmur Etate (TME) PT Sinar Karya Mandiri (SKM) yang beralamat di Desa Tanjung Pasar, kecamatan Muara Pawan, Kabupaten Ketapang. Kehadiran ratusan pekerja itu adalah untuk melakukan ‘Aksi Mogok Kerja’ guna menuntut hak-hak normatif pekerja yang tidak dipenuhi oleh pihak perusahaan.
Ratusan pekerja tersebut datang sejak pagi sekitar Pukul 07.00 WIB membawa berbagai atribut sebagai bentuk aksi yang bertuliskan isi tuntutan yang mereka suarakan.
Ada 11 tuntutan yang disampaikan oleh karyawan saat orasi berlangsung seperti dikutip dari laman HMSTimes.com diantaranya menuntut ‘status pekerja sebagai Karyawan Tetap (KHT), terdaftarnya karyawan sebagai peserta BPJS, membentuk Lembaga Kerja Sama (LKS) Bipartit, hitung kembali THR idul fitri 2018, realisasi program Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) karyawan, menolak pembelian alat kerja pribadi, bayar gaji tepat waktu, Sosialisasikan Peraturan Perusahaan, normalkan kembali Unit antar jemput karyawan, membayar uang ganti pekerja yang di liburkan’.
Dalam aksi solidaritas pekerja turut didampingi oleh jajaran pengurus DPC SBPP Ketapang, dan Ketua Konsolidasi DPP SBPP.
Aksi berlangsung hingga pukul 11.00 WIB, kemudian membubarkan diri secara tertib dan tidak ada hasil keputusan yang disepakati, dan akan melanjutkan aksi mogok pada Sabtu besok.
Kepada Beritanusantaranews.com, Human Resources Development (HRD) PT SKM, Yakobus, membenarkan ada aksi unjuk rasa ratusan karyawan di halaman perusahaan yang ia pimpin.
” Memang hari ini, dari mulai pagi hingga siang hari ada orasi karyawan perusahaan kami. Namun demikian, untuk memberikan keterangan lebih lengkap, saya harus rapat dengan pimpinan. Jadi maaf pak untuk saat ini kami belum bisa memberikan komentar,” kata Yakobus melalui sambungan telepon 08135257xxxx . (rdk)















