Natuna – Ketua DPRD Natuna Ades Putra, saksikan momen pelantikan 33 Kepala Desa (Kades) periode 2020-2026 hasil Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak pada 17 November 2019 di Gedung Sri Srindit Ranai, Natuna, Rabu (22/01/2020).
Turut menghadiri acara dipelantikan tersebut, para camat dan jajarannya serta anggota keluarga dan kerabat, serta sejumlah tamu undangan para kades yang dilantik.
Di sela-sela acara pelantikan, Ketua DPRD Natuna, Andes Putra kepada media mengatakan, meminta agar para kades baru tersebut segera mempelajari dan memahami berbagai regulasi, peraturan dalam melaksanakan pemerintahan di desa.
Andes berharap agar para kades yang baru dilantik, dapat menjalankan tugas sebaik mungkin. Pahami regulasi dan aturan desa, jangan sampai salah dalam memahami aturan. Terlebih lanjutnya, jangan sampai bermasalah dengan hukum, sebab agenda pelantikan ini baru permulaan, dan pembuktian dalam melaksanakan program kerja serta membangun desa harus benar-benar dilakukan.
”Niatkan benar-benar bekerja untuk membangun desa. Apabila masyarakat merasakan dampak positif pembangunan yang dilakukan, maka kepercayaan masyarakat terhadap Kades akan muncul dengan sendirinya, “ kata Andes.
Selain itu disarankan, agar dalam setiap melaksanakan program pembangunan di desa selalu libatkan tokoh masyarakat, dan utamakan musyawarah. Terlebih dengan adanya dana desa, diharapkan desa semakin mandiri untuk membangun wilayahnya, sehingga nawacita pemerintah pusat benar-benar tercapai.
Politisi Partai amanat Nasional ini juga meminta kepada Kades yang baru dilantik agar tidak membedakan dalam memberi pelayanan terhadap masyarakat. ‘’Saya ucapkan selamat kepada kades yang baru dilantik. Usai dilantik saya berharap kades memberikan pelayanan dan perlakuan yang baik terhadap semua masyarakat. Tidak ada lagi perbedaan,’’pinta Andes.
Ketua DPRD termuda di Indonesia ini menambahkan, memang sewaktu pemilihan ada kandidat yang ikut dalam pemilihan dan tentu saja ada pilihan tersendiri bagi masyarakat. ‘’Jangan karena persoalan politik sewaktu pemilihan ini terbawa hingga pelantikan. Tidak ada lagi itu, tugas kades melayani masyarakat. Jangan ada sewaktu pemilihan tidak memilih yang menang, lantas tidak dilayani. Jangan seperti itu,’’kata Andes.
Kepada masyarakat, Andas meminta agar masyrakat berperan aktif dan menjadi motor pembangunan di desa masing-masing.’’Peran masyarakat ini sangat diperlukan untuk kemajuan desa. Karena pemerintah punya kemampuan terbatas dan sangat perlu dengan dukungan masyarakat,’’ tegas Andes.
Andes kembali mengingatkan warga jangan bercerai-berai hanya karena politik. ‘’Tidak ada lagi yang menang dan yang kalah. Mari sama-sama kita membangun desa. Sekali lagi saya ucapkan selamat bekerja, jalankan amanat masyarakat dengan baik. Dan pergunakan jabatan Kades untuk membangun desa,’’kata Andes. JS
















