Pemerintah Natuna Fasilitasi IKM Binaan berupa Klinik Kemasan

0
Alex Komang, Staff di Klinik Kemasan Bagian Desain Grafis dan Pembuatan Kantong. (Foto: Jim's)
Advertisement

NATUNA – Pemerintah Natuna fasilitasi pelaku usaha IKM (Industri Kecil Menengah) berupa Klinik kemasan yang berada di Kawasan Tugu Gasing Bandarsyah demi menambah kualitas prodak yang akan dipasarkan atau diperjualbelikan.

Pantaun di lapangan, benar adanya bahwa klinik fasilidasi kemasan dan label. Di Natuna ada sekitar 63 IKM (Industri Kecil Mikro) yang telah difasilitasi baik kemasan maupun label dan kantong.

“Untuk mendapatkan Fasilitas Klinik, setiap IKM harus mengajukan permohonan, serta surat izin usaha lewat seleksi sesuai standar operasinal, baru dibagikan sesuai kemampuan Klinik,” ungkap Alex Komang, staff di klinik kemasan bagian desain grafis dan pembuatan kantong.

Alex juga mengatakan bahwa IKM Binaan di dominasi prodak makanan diantaranya Roti Bakar, Ikan Salai, Ikan Asin, Kerupuk atom, salai Pisang, Kue gemlombang malaysia, kue bangkit, Ipot ipot, dan lain lain.  Selain produk makanan ada juga produk kesehatan, antara lain Minyak Serai Wangi, Minyak Cengkeh dari bahan baku daun Cengkeh yang berguguran, dan lainnya. Alex juga mengatakan dalam pembuatan kemasan kita menggunakan alat Vacuum sealer, komputer, printer untuk mendesain dan alat pres plastik. Alex mengharapkan pemerintah mengembangkan klinik kemasan ini sehingga dapat memproduksi lebih banyak lagi sesuai kebutuhan IKM Binaan yang ada di Kabupaten Natuna.

Wakil Bupati Kabupaten Natuna Dra Hj. Ngesti Yuni Suprapti.

Wakil Bupati Natuna Dra Hj.Ngesti Yuni Suprapti, mengatakan klinik kemasan sangat membantu karena pelaku UKM atau binaan IKM yanga ada di Natuna banyak yang tidak memahami kualitas kemasan prodak. Melalui klinik kemasan prodak yang akan dipasarkan semakin menarik /cantik dari segi tampilan dan labelnya, sehingga tidak ada keraguan dari konsumen untuk menikmati prodak UKM yang ada di Kabupaten Natuna.

“Dengan label kemasan yang menarik, BPOM, setifikat halal, maka prodak-prodak UKM bisa di produksi secara global dan tidak terkendala dengan pemasaran,” ungkapnya.

Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Mikro, Agus Supardi.

Kadis Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Mikro, Agus Supardi mengatakan bahwa pemeritah Natuna berusaha meningkatkan kualitas UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) di bidang pangan yang ada di Kababupaten Natuna.

Supardi mengatakan secara kualitas produk di bidang pangan sudah termaksud bagus, namun dari segi penampilan harus kita benahi. Untuk itu keberadaan klinik kemasan di Natuna untuk memfasilitasi pelaku UMKM, yaitu pembuatan kemasan dan label. Pelayanan ini tidak ada dipungut bayaran, pemerintah dalam hal ini hanya membantu pelaku UMKM untuk meningkatkan mutu dan kualitas prodak dari segi tampilan kemasan, sehingga prodak-prodak unggulan yang ada di Kab. Natuna dapat bersaing di pasar tradisional maupun pasar modern, baik di dalam maupun di luar Kabupaten Natuna. (Jim’s)

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.