Rapat Paripurna Tentang Pandangan Fraksi: Ranperda Penataan dan Pelestarian Kampung Tua

0
Rapat Paripurna ke- V, masa persidangan II tahun 2019. Rapat Paripurna dengan agenda mendegarkan tanggapan dan jawaban Fraksi atas pendapat Walikota Batam, Senin (25/02/2019).
Advertisement

Batam – DPRD Kota Batam menggelar Rapat Paripurna ke- V, masa persidangan II tahun 2019. Rapat Paripurna dengan agenda mendegarkan tanggapan dan jawaban Fraksi atas pendapat Walikota Batam terhadap Ranperda penataan dan pelestarian Kampung Tua sekaligus pembentukan Pansus. Senin (25/02/2019) di gedung DPRD Batam.

Pembacaan pandangan umum Fraksi diawalai dari partai fraksi PDIP yang dibacakan oleh, Budi Mardiyanto menyampaikan inisiatif DPRD Kota Batam tentang penataan dan pelestarian Kampung Tua sangat mengapresiasi setinggi tingginya kepada pemerintah Kota Batam.

“Tapi kami mengingatkan kepada pansus supaya melakukan kajian dan sinkronisasi yang matang sehingga tidak ada ketentuan hukum yang dilanggar,”kata Budi membacakan pandangan fraksi.

Selanjutnya pandangan umum Fraksi Golongan Karya, Ides Madri membacakan, sangat setuju atas pembentukan Perda penataan dan pelestarian Kampung Tua. Pelestarian Kampung Tua ini sangat memungkinkan fungsi-fungsi nilai sejarah, Bangunan yang lama untuk dimanfaatkan bagi upaya mengembangkan kota Batam dengan kegiatan-kegiatan baru yang lebih relevan. Lanjut Ides membacakan bahwa ini perlu diwujudkan upaya pemerintah kota dalam bentuk perda guna mensinergikan dalam dunia Usaha masyarakat untuk dapat menghasilkan manfaat baik segi sosial ekonomi, Budaya untuk kemakmuran masyarakat kota Batam.

Berlangsungnya Paripurna, Pandangan Umum dari Fraksi Gerakan Indonesia Raya, yang dibacakan Harmidi Ahmad Husein,menyampaikan sangat setuju dilanjutkan pada mekanisme selanjutnya, karena ini menjaga insetitas kebudayaan mewujudkan terpelihara nya kesejahteraan wilayah kampung tua yang dapat memberikan simbolis bagi peristiwa Batam pada masa lalu. Selain itu menjaga keistimewaan pembangunan atau bangunan tua khas Melayu.

Tentang Ranperda penataan dan pelestarian Kampung Tua, Partai fraksi Demokrat sependapat dengan Partai Amanat Nasional dan Partai Persatuan Keadilan, menyampaikan dengan adanya kampung Tua sebagai situs yang bersejarah dan salah satu objek  wisata  di kota  Batam. Mengenai Ranperda penataan dan pelestarian Kampung Tua dari fraksi Demokrat setuju dilanjutkan ketahap selanjutnya dan dibahas sesuai tatib yang berlaku.

Selanjutnya pandangan umum Partai Nasdem mengatakan dengan hal ini sudah tepat sebagai bentuk dorongan kepada masyarakat  untuk berperan serta dalam upaya pelestarian dengan Pengelolaan potensi cagar budaya kepentingan sejarah, pengetahuan kebudayaan, sosial ekonomi. Serta sebagai pedoman Pemerintah daerah melakukan prioritas program-program dan strategis pembangunan yang bermanfaat bagi masyarakat kota Batam.

Dalam pandangan umum fraksi PKS, sangat mengapresiasi setinggi tingginya kepada walikota Batam yang menyambut baik usulan tentang penataan dan pelestarian Kampung Tua. Semoga Ranperda menjadi payung hukum yang berkaitan kepada kampung tua, namun ada unsur utama yang harus diperhatikan, kepastian hukum, kemanfaatan dan keadilan. (mkn)

 

 

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.