Seleksi SKD CPNS, BKD Kabupaten Asahan: Menunggu Jadwal dari Kemenpan RI

0
Sekretaris Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Asahan H. Sutiono SH, S.Sos, MSi.
Advertisement

KISARAN – Jadwal pelaksanaan seleksi kompetensi dasar dengan metode CAT (Computer Assisted Test) untuk pelamar CPNS [Calon Pegawai Negeri Sipil] yang dinyatakan lulus di Kabupaten Asahan belum dapat dipastikan. Pihak BKD [Badan Kepegawaian Daerah] setempat menyatakan masih menunggu kabar dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara (Kemenpan) RI.

Hal itu disampaikan Sekretaris Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Asahan H. Sutiono SH, S.Sos, MSi ketika ditemui di kantornya, Jumat (05/08/2021).

Baca : Gedung SKB Jadi Ruang Isolasi Mandiri Terpusat Kabupaten Asahan

Dikatakan Sutiono, kalau dilihat dari jadwal yang ditetapkan semula seharusnya [Seleksi Kompetensi Dasar] SKD CPNS dengan metode CAT tahapannya berlangsung mulai 25 Agustus sampai dengan 4 Oktober 2021. Tapi karena ada perubahan, maka jadwal pelaksanaan seleksi dan tahapan penerimaan CPNS tahun 2021 ini belum dapat dipastikan.

Yang jelas, kata Sekretaris BKD Asahan itu, jadwal seleksi CPNS ini belum ada kepastian karena semua masih bersifat tentatif alias sementara. Saat ini kita hanya bisa menunggu informasi rrsmi dari Kementerian Pedayagunaan Aparatur Negara RI.

Disinggung dimana rencana lokasi berlangsungnya SKD CPNS di Kabupaten Asahan nantinya, Sutiono juga mengaku belum bisa memastikan. Karena masih menunggu keputusan dari kantor BKN regional VI Medan.

“Soal lokasi juga kita masih menunggu hasil kordinasi dengan BKN Regional VI Medan. Memang dalam kordinasi itu BKD Kabupaten Asahan mengusulkan 2 lokasi yang cukup representatif untuk pelaksanaan dengan metode Computer Assisted Test yaitu Gedung SKB Dinas Pendidikan Asahan dan SMK Negeri 2 Sei Renggas,” katanya menjelaskan.

Untuk dapat diketahui sebelumnya Pemerintah Kabupaten Asahan telah mengumumkan sebanyak 542 peserta dinyatakan lulus seleksi administrasi. Sementara jumlah PNS yang dibutuhkan Pemkab Asahan dalam penerimaan tahun ini hanya sebanyak 17 formasi yang terdiri dari 10 orang tenaga fungsional kesehatan yaitu 4 dokter umum dan 6 dokter gigi. Selebihnya 7 formasi lainnya merupakan tenaga teknis.(ibs)

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.