Sidang Tipikor Penyimpangan Biaya Operasional Kelistrikan BUMD PD Tuah Sekata

0
Suasana Persidangan Tindak Pidana Korupsi di PN Pekanbaru, Jumat (11/6).
Advertisement

PELALAWAN – Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Pekanbaru kembali mengelar sidang tindak pidana korupsi, Jumat (11/06/2021) sekira pukul 10.00 WIB, di Ruang Sidang Pengadilan Tindak Pidana Korupsi PN Pekanbaru.

Persidangan yang digelar merupakan agenda Pembacaan Surat Dakwaan Perkara Tindak Pidana Korupsi yakni Penyimpangan Dalam Kegiatan Belanja Barang Operasional Kelistrikan pada BUMD PD Tuah Sekata Kabupaten Pelalawan Tahun 2012 sampai dengan Tahun 2016, atas nama terdakwa Afrizal, ST Bin Baharudin (Alm).

Baca: Kajari Silpia Rosalina Terima Audensi Pengurus DPC PJI Pelalawan

Adapun jalannya persidangan tersebut dilaksanakan secara virtual. Terdakwa berada di Rutan Sialang Bungkuk Pekanbaru, sedangkan Majelis Hakim, JPU, dan Penasihat Hukum terdakwa berada di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Pada Pengadilan Negeri Pekanbaru.

Pembacaan Surat Dakwaan Perkara Tindak Pidana Korupsi Secara Virtual, Jumat (11/6).

Sementara terdakwa, oleh Penuntut Umum pada Kejaksaan Negeri Pelalawan didakwa melanggar PRIMAIR : Pasal 2 ayat (1) Jo Pasal 18 Undang -undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan Undang-undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 64 Ayat (1) Kitab Undang – Undang Hukum Pidana. SUBSIDAIR : Pasal 3 jo Pasal 18 Undang – Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan Undang – Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang – Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. Pasal 64 Ayat (1) Kitab Undang – Undang Hukum Pidana.

Adapun susunan Majelis Hakim dalam perkara a quo yakni Dedi Kuswara, S.H.,M.H (Hakim Ketua), Zulfadly, S.H, M.H (Hakim Anggota1), Adrian H.B. Hutagalung, S.E., S.H., M.H (Hakim Anggota2), dan Panitera Pengganti, Denny Sembiring, S.H.,M.H.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) dihadiri Jumieko Andra, S.H., Senator B. Panjaitan, S.H

Sementara penasehat hukum terdakwa, Andriadi, S.H., Qhoinul M, S.H., Jon Hendri, S.H., Firdaus, S.H, SAG, M.H.

Sidang berakhir sekira pukul 10.45 WIB, dan akan dilanjutkan dengan agenda sidang Pembacaan Nota Keberartan (Eksepsi) Terdakwa pada tanggal 18 Juni 2021 mendatang.

Sementara jalannya persidangan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat dan disiplin. (Rilis/Prs)

Editor: Arianus

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.