BATAM – Salah satu warga Bukit Kamboja RT.04/RW.15, Kelurahan Sungai Pelunggut, Prisma Hidayat mengaku takut buang air besar (BAB). Pasalnya, sudah tiga hari air mati total.
Baca: Masa Pandemi, Warga Sagulung Keluhkan Pendistribusian Air Bersih SPAM Batam
“Tiga hari ini saya tahan-tahan BAB gegara air tak ada. Di rumah saya tidak ada air. Entah kapan idup airnya,” cetusnya.
Prisma mengatakan ia dan ibu rumahtangga lainnya tiap malam begadang menunggu air mengalir. “Kami tiap malam begadang. Kadang sampai subuh,” ucap Prisma, Kamis (27/5/2021) pagi di Kavling Kamboja.
Ketua RT.04/RW.15 Kavling Kamboja, Gopok Sibagariang membenarkan adanya keluhan warga terkait pendistribusian air bersih.
“Tadi pagi beberapa warga datang melapor. Sudah tiga hari air mati total. Sama sekali tidak idup,” ucap Ketua RT.
Ketua RT mengatakan ia tidak menerima informasi dari pihak SPAM Batam terkait pemadaman air.
“Saya selaku RT belum ada menerima informasi adanya pemadaman air dari petugas SPAM Batam,” katanya.
Ia menambahkan berjanji menyampaikan keluhan warga kepada petugas air bersih Batam.
“Kita upayakan hari ini komunikasi dengan pihak perusahaan air bersih Batam,” kata Gopok menambahkan. (*/JR)
Editor: Arianus
















