Tim Penggerak PKK Ikut Sosialiasi Gerakan Nasional Keluarga Sehat, Tanggap dan Tangguh Bencana

0
Advertisement

KISARAN – Tim Penggerak PKK Kabupaten Asahan mengikuti launching dan sosialiasi gerakan keluarga sehat tanggap dan tangguh bencana secara virtual bertempat di ruang Command Center kantor Bupati setempat, Senin (12/07/2021).

Baca : Bupati Asahan Dukung Rencana Pembangun Sistem Komunikasi Maritim Stasiun Peringatan Dini Bakamla RI di Silau Laut

Kegiatan yang bertujuan untuk mensosialisasikan gerakan nasional keluarga sehat tanggap dan tangguh bencana ini dibuka oleh Ketua Umum Tim Penggerak PKK Pusat Ny. Tri Tito Karnavian secara virtual melalui video conference.

Dalam vidcon tersebut Ketua Umum TP PKK Pusat itu berharap kegiatan sosialisasi dapat dijadikan sebagai ajang saling kordinasi bagi para Ketua Tim Penggerak PKK baik Provinsi maupun kabupaten/kota bersama seluruh anggotanya agar dapat berpartisipasi mendukung gerakan nasional keluarga sehat, tanggap, dan tangguh bencana.

Menanggapi hal itu Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Asahan Hj. Titiek Sugiharti Surya menyatakan siap mendukung gerakan tersebut. Apalagi gerakan dimaksud sejalan dengan Undang – Undang Nomor 6 tahun 2014 dan juga Peraturan Presiden Nomor 99 tahun 2017.

Dikatakan Hj. Titiek, makna dari keluarga sehat tanggap dan tangguh bencana yaitu keluarga yang diprioritaskan, keluarga yang sehat, tanggap dan tangguh terhadap bencana, terutama dalam pencegahan kejadian yang ada di rumah tangga maupun lingkungan sekitarnya.

Untuk itu diperlukan individu, keluarga, dan masyarakat agar mampu menolong dirinya sendiri secara mandiri dan berperan aktif dalam mewujudkan kesehatan dan perencanaan dari aspek fisik, manusia maupun lingkungannya sehingga terjadi peningkatan kesehatan, peningkatan kelestarian lingkungan hidup, dan peningkatan perencanaan sehat, pungkas Ketua TP PKK Kabupaten Asahan menjelaskan.(ibs)

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.