Yayasan Sorot Dugaan Pencemaran Perairan Meranti, Konfirmasi ke DLH Belum Direspons

0
Kantor Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kepulauan Meranti..(F. Istimewa/SF)
Advertisement

KEPULAUAN MERANTI | Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kepulauan Meranti, Agustiono, belum memberikan tanggapan apa pun terkait dugaan pencemaran air laut yang diduga bersumber dari limbah pengolahan kilang sagu di wilayah tersebut.

Upaya konfirmasi beberapa waktu lalu, yang dilakukan wartawan guna menanyakan langkah pengawasan dan penanganan pemerintah daerah terkait dugaan tersebut belum juga mendapat respons resmi dari Agustiono.

Dilansir dari laman resmi Suarafaktual, Jumat (21/8), Yayasan Peduli dan Penyelamatan Lingkungan Hidup Indonesia telah mengangkat isu dugaan pencemaran lingkungan perairan yang diduga berkaitan langsung dengan aktivitas industri pengolahan sagu di Kabupaten Kepulauan Meranti.

Karena belum ada penjelasan dari pihak berwenang, sejumlah pertanyaan publik pun belum terjawab: apakah DLH telah turun ke lokasi, melakukan pemeriksaan lapangan, mengambil sampel air, atau mengujinya di laboratorium untuk memastikan ada atau tidaknya indikasi pencemaran.

Dugaan pencemaran air laut ini menjadi sorotan serius karena dikhawatirkan merusak ekosistem perairan sekaligus mengganggu mata pencaharian masyarakat yang hidup dari hasil laut.

Redaksi tetap membuka ruang seluas-luasnya bagi Agustiono maupun pihak terkait lainnya untuk memberikan klarifikasi, penjelasan, maupun data pendukung yang diperlukan guna melengkapi pemberitaan ini.(Tim Red)

Advertisement

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.