Korupsi Dana Desa, Kejari Pelalawan Menahan Kepala Desa

0
Kepala Desa Jalani Pemeriksaan di Kantor Kejaksaan Negeri Pelalawan.
Advertisement

PELALAWAN – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Pelalawan melakukan penahanan terhadap tersangka oknum Kepala Desa Sanggamai berinisial “R” atas kasus dugaan tindak Pidana Korupsi penyimpangan dalam penggunaan anggaran belanja Desa Senggamai tahun anggaran 2019 dan tahun 2020.

Baca : Pejabat Eselon III dan IV Dilantik, Ini Pesan Bupati Zukri

Kejari Pelalawan, Silpia Rosalina, SH, MH, melalui Kasi Intel, Sumriadi. SH mengatakan, dengan didampingi kuasa hukumnya, H. Akbar Romadhon S.SY, M.H. tersangka “R” menjalani pemeriksaan oleh Jaksa Kejari Pelalawan.

“Setelah menjalani pemeriksaan, Jaksa Penyidik Kejari Pelalawan melakukan penahanan terhadap tersangka “R” dalam Perkara Dugaan Tindak Pidana Korupsi penyimpangan dalam oenggunaan Anggaran Pendapatan Belanja Desa Sanggamai, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan Tahun 2019 dan Tahun 2020, atas perbuatanya disinyalir negara mengalami kerugian sebesar 1 miliar rupiah,” kata Jaksa kepada juru warta, Jumat (30/7/2021).

Bahwa dalam tahap penyidikan, tersangka “R” disangkakan melanggar Pasal 2 Ayat (1) Jo. Pasal 3 Jo. Pasal 18 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dan ditambah dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 64 Ayat (1) KUHP.

Selanjutnya Sumriadi mengatakan, terhadap tersangka “R” dilakukan penahanan selama 20 hari terhitung sejak 30 Juli 2021 s.d 18 Agustus 2021 di Rumah Tahanan Kelas I Pekanbaru.

“Karena telah memenuhi syarat penahanan yang diatur dalam Pasal 21 ayat (4) KUHAP (syarat objektif) dan memenuhi keadaan-keadaan sebagaimana dalam Pasal 21 ayat (1) KUHAP (syarat subjektif). Adapun tujuan penahanan itu dilakuakan guna memperlancar proses penanganan perkara,” terangnya.

Menurut Sumriadi, sebelum dilakukan penahanan terhadap tersangka terlebih dahulu dilakukan pemeriksaan oleh Dokter, RSUD Selasih dan test Rapid Antigen yang hasilnya tersangka dinyatakan sehat dan negatif Covid-19.

“Sekira pukul 16.10 WIB, tersangka dibawa oleh Jaksa Penyidik ke Rumah Tahanan Kelas I Pekanbaru, dan selama proses penahanan berlangsung, situasi berjalan lancar dan aman serta menerapkan protokol kesehatan secara ketat,” pungkasnya./Pranseda

Kejaksaan Negeri Pelalawan Menahan Kepala Desa.

Editor : Arianus

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.