Pengadaan 2 Unit Boat Pancung 184 Juta Dipertanyakan

0
Batuan Pemerintah Kabupaten Karimun 2 Unit Boat Pancung Untuk Tranportasi Pelajar SLTP dari Desa Degong Ke Desa Leboh dan Penarah. (Foto: Sajirun)
Advertisement

Karimun – Pemerintah Kabupaten Karimun, menggelontorkan dana untuk pengadaan bantuan transportasi untuk pendidikan yakni 2 Unit Boat Pancung sebesar Rp 184.000.000 yang bersumber dari APBD tahun 2019.

Boat Pancung Untuk Sarana Tranportasi Pelajar SLTP di Wilayah Hinterled. (Foto: Sajirun)

Bantuan 2 unit boat pancung tersebut direalisasikan untuk menunjang sarana dunia pendidikan yaitu sarana transportasi bagi pelajar yang tinggal di wilayah hinterled Desa Degong, Kecamatan Belat, Karimun.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Tingkat Pertama, Dinas Pendidikan Kabupaten Karimun, Sugito kepada Beeitanusantaranews.com beberapa waktu lalu.

BACA JUGA : Dit Polairud Polda Kepri Pantau Penyaluran Sembako

“Pagu anggaranya Rp184.000.000, dan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) nya Raja Marliza,” ungkapnya.

Sugito mengatakan sebagai pelaksana pengadaan 2 Boat Pancung dikerjakan oleh CV. AIRO. Ia juga menjelaskan proyek Boat merupakan aspirasi masyarakat Degong.

Disinggung, anggaran sebesar Rp 184.000.000 sudah sesuai dengan harga bantuan untuk 2 Unit Boat Pancung?. Dengan singkat, Sugito mengatakan seperti yang abang lihat.

Pemerintah kabupaten karimun melalui dinas pendidikan kabupaten karimun memberikan bantuan 2 boat pancung untuk desa Degong, kecamatan Belat. Boat pancung tersebut dipergunakan untuk sarana transportasi bagi pelajar sekolah SLTP (Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama) yang berasal dari Desa Degong ke Desa Leboh dan Penarah.

BACA JUGA : Polda Kepri Terima Penghargaan

Menurut informasi yang berkembang di masyarakat, Boat tersebut jarang digunakan untuk transportasi anak sekolah atau pelajar. Namun Boat tersebut sering digunakan untuk kegiatan Desa dan Masyarakat.

Secara terpisah, Kepala Desa (Kades), Degong menyampaikan telah menerima bantuan dari pemerintah berupa 2 unit Boat Pancung untuk transportasi bagi pelajar SLTP.

“Pemerintah sudah memberikan bantuan berupa Boat Pancung dengan mesin menggunakan bahan bakar minyak Bensin. Namun kita sedikit kecewa seharusnya boat yang kita harapakan pakai bahan bakar minyak berupa solar agar operasionalnya bisa lebih murah dan irit.” Pungkasnya.

Pantauan Beritanusantaranews.com di Desa Degong, pada Rabu 1 Juli 2020. Ada dua buah kapal Boat Pancung yang sedang terparkir, namun 1 unit sedang dalam perbaikan karena kondisi Boat bocor. (S.s/Tim)

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.