Warga Desa Lalang Kabung Keluhkan Jalan Rusak Menuju Kota Pangkalan Kerinci

0
Kondisi Jalan Rusak Menuju Kota Pangkalan Kerinci. (Gambar; Pran)
Advertisement

PELALAWAN – Warga masyarakat Kecamatan Pelalawan yang tinggal di daerah perbatasan Kabupaten Siak mengeluhkan jalan rusak berat.

“Masyarakat sudah terlalu lama merasakan penderitaan akibat jalan rusak ini. Bahkan selalu merasa dianaktirikan,” ujar salah seorang warga Desa Lalang Kabung, Suswanto kepada media ini, Jumat (20/08/21).

Baca : Bupati Pelalawan Tinjau Proyek Pengaspalan Jalan di Desa Lubuk Keranji Timur

“Parahnya lagi saat musim penghujan tiba jalan yang dilalui menuju Pangkalan Kerinci sangat susah dilintasi dikarenakan kondisi jalan becek dan berlumpur. Sebaliknya lagi saat musim kemarau jalan tersebut dipenuhi debu beterbangan akibatnya sesak pernapasan,” tuturnya.

Kepala Desa Lalang Kabung Ahmad Ritonga Saat Meninjau Lokasi Jalan Rusak. (Foto: Pran)

Di tempat terpisah, Kepala Desa Lalang Kabung Ahmad Ritonga, mengakui kondisi jalan rusak berat. Ia mengharapkan agar Pemda Pelalawan dapat mengaspal jalan tersebut, sehingga masyarakat tidak lagi merasakan kesusahan melewati akses jalan tersebut.

Kades Ahmad Ritonga juga menjelaskan, bawah jalan simpang Perak ini merupakan akses satu-satunya yang dimiliki masyarakat menuju Pangkalan Kerinci yang merupakan Ibu Kota Kabupaten Pelalawan.

“Jalan lintas ini satu satunya akses jalan menuju ibu kota Pelalawan. Akses jalan ini banyak dilalui oleh anak sekolah, karyawan, pedagang maupun masyarakat umum,” ungkapnya.

Ahmad Ritonga menjelaskan, panjang ruas jalan dari Desa Lalang Kabung menuju Simpang Perak adalah sekitar sepuluh kilometer, hanya 2 kilometer yang belum di aspal.

“Dua kilometer yang belum tersentuh aspal. Yang nota bene jalan 2 km tersebut masuk ke dalam wilayah Kabupaten Pelalawan. Sisanya masuk dalam wilayah Kabupaten Siak,” terangnya,

Anggota Komisi III DPRD Pelalawan, H Indra Mansyur. (Foto: Pran)

Anggota DPRD Pelalawan Dapil II, H. Indra Mansyur, dalam keterangannya saat peninjauan di lapangan menjelaskan, bahwa rencana pembangunan jalan simpang Perak ini sudah dimasukkan dalam RPJMD Kabupaten Pelalawan Periode 2021-2026.

“Pembangunan jalan ini sudah masuk pembahasan RPJMD. Harapan kita kepada Pemda Pelalawan, pada tahun 2022 Pembangunan aspal jalan ini sudah terealisasikan,” pintanya.

Pak indra panggilan akrabnya yang merupakan Anggota DPRD Pelalawan Komisi III, mengatakan persoalan jalan rusak di wilayah simpang Perak tersebut dilakukan perbaikan. “Kami dari Dewan juga akan mencoba mengkomunikasikan dengan Bupati Pelalawan, agar pembangunan jalan yang hanya dua kilometer ini dapat direalisasikan pada tahun 2022,” katanya.

Karena jalan ini merupakan akses satu-satunya masyarakat dari Pangkalan Kerinci menuju ke Istana Sayap yang merupakan situs budaya yang ada di kelurahan Pelalawan.

“Jalan tersebut merupakan akses masyarakat dari Desa Sering, Kelurahan Pelalawan, Desa Lalang Kabung dan warga Siak yang berada di Kecamatan Kerinci Kanan menuju Pangkalan Kerinci, ” ungkapnya mengakhiri. (Pranseda)

Editor: Arianus

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.