Dipersidangan Mikol, Hakim PN Batam Mengaku Sulit Menentukan Dakwaan

0
Advertisement

Berita Nusantara News – Jaksa Penuntut Umum menghadirkan saksi ahli yakni Imanuel Tarigan sempat memberikan keterangan di persidangan. Namun salah satu dari anggota hakim mengaku sulit untuk menentukan pasal dakwaan kepada terdakwa. Sebab, anggota hakim menyatakan baru pertama kalinya mengikuti materi persidangan yakni minuman keras ( Mikol).

Terdakwa direktur utama PT Mandiri Sumber Anugerah Sentosa Fabian Djulkarnain mengaku bahwa perusahaan importirnya tidak memiliki izin edar dan telah beroperasi sejak tahun 2011 lalu. Pengakuan ini diucapkannya dalam persidangan dihadapan hakim Syahlan, Kamis (08/02/18), di Pengadilan Negeri Batam Centre.

Fabian menjawab hakim dengan mengatakan beberapa importir lainnya memiliki izin importir namun tidak memiliki izin edar.

Menurutnya minuman beralkohol golongan B dan golongan C pun beredar di berbagai hotel hotel Resort dan tempat tempat hiburan di Batam. Terbukti dengan ditunjukkannya sejumlah bukti transaksi pembayaran bundelan seperti kwitansi orderan.

Meski Fabian menunjukan izin importir dan izin gudang namun dirinya tidak memiliki izin edar. Dan ini jelas menyalahi aturan, ujar hakim ketua dalam persidangan.

Sebelumnya berbagai merek dan jenis minuman beralkohol golongan B dan C yang diimpor dari luar negeri milik PT Mandiri Sumber Anugerah Sentosa diketahui tidak memiliki Nomor BPOM (izin edar). Hal ini berhasil diungkap oleh Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Dan Khusus Bareskrim Polri yang  melakukan penyelidikan di komplek workshop inti Sungai Panas pada 8 September 2017 lalu.

Setelah dilakukan pemeriksaan secara fisik dan interview kepada karyawan PT. Mandiri Sumber Anugerah Sentosa yang ada di gudang tersebut, diketahui bahwa minuman beralkohol golongan B dan C (kadar alkohol tinggi) dengan jumlah keseluruhan sebanyak 5.263 botol tersebut tidak memiliki Nomor BPOM (lzin Edar).***(g1/bb)

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.