Upaya Pemkab Asahan Tingkatkan Produksi Kelapa Sawit

0
Advertisement

KISARAN – Meskipun upaya produksi masih dihadapkan pada berbagai faktor penghambat, diantaranya usia kelapa sawit yang sudah memasuki replanting, bibit yang tidak bersertifikat serta pola budidaya kelapa sawit yang belum memenuhi syarat standar perkebunan kelapa sawit, Pemerintah Kabupaten Asahan melalui Dinas Pertanian akan terus berupaya meningkatkan produksi kelapa sawit.

Baca: Samakan Persepsi Safari Ramadhan, Bupati Asahan Gelar Buka Puasa Bersama

Demikian dikemukakan Bupati Asahan H. Surya BSc dalam sambutannya pada kegiatan Tanam Perdana Kemitraan Memfasilitasi Pembangunan Kebun Masyarakat antara PT. Bakrie Sumatera Plantation Tbk dengan Gapoktan Sinar Lestari di Dusun IV Desa Sionggang, Kecamatan Buntu Pane, Senin (19/04/2021).

Dikatakan Bupati, salah satu upaya peningkatan produksi tersebut dilakukan melalui program peremajaan sawit rakyat seperti yang dilaksanakan saat ini. Dimana untuk mewujudkan program replanting atau peremajaan sawit ini banyak tantangannya dan dibutuhkan kesabaran serta perjuangan dari para petani sawit.

Kemudian H. Surya BSc juga menegaskan sebagai Kepala Daerah yang peduli dengan masyarakat tani dirinya akan tetap memberikan dukungan dengan berbagai cara diantaranya dengan menggandeng pihak swasta sebagai mitra pemerintah dan juga perbankan sebagai bentuk upaya untuk menyelesaikan tantangan yang dihadapi. Karena dengan dukungan Pemda dan seluruh pihak terkait, termasuk masyarakat akan mampu melewati tantangan tersebut dengan baik.

Kami menyadari bahwa kita masih kekurangan alat mesin pertanian yang modern disebabkan keterbatasan anggaran yang dimiliki Pemerintah Daerah. Namun demikian Kepala Dinas Pertanian saya minta untuk terus melakukan komunikasi ke Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi ataupun langsung ke Kementerian Pertanian agar mengusulkan seluruh kebutuhan petani sehingga kedepan kita akan mampu mewujudkan kemandirian ekonomi, ujar Bupati Asahan itu.

Selain itu Bupati juga berharap kepada masyarakat petani khususnya di desa Sionggang ini untuk dapat mensukseskan program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) ini. Sedangkan kepada Camat, Kepala Desa dan masyarakat kelompok tani agar proaktif mengajak masyarakat lainnya mendukung program PSR sehingga dapat terlaksana dengan baik, tandasnya.

Sementara sebelumnya Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Asahan Ir. Oktoni Eryanto MMA dalam laporannya menyampaikan sesuai dengan amanat Undang – Undang Nomor 39 Tahun 2014 tentang Perkebunan disebutkan bahwa perusahaan perkebunan memiliki kewajiban untuk membangun atau memfasilitasi pembangunan kebun masyarakat sebesar 20% dari luasan izin usaha perkebunan/Hak Guna Usaha yang diperoleh.

Selanjutnya Oktoni menjelaskan bahwa pelaksanaan program peremajaan sawit rakyat di Kabupaten Asahan sudah dilaksanakan mulai tahun 2020. Capaian yang telah direalisasikan untuk program peremajaan sawit rakyat di lahan perkebunan rakyat seluas 825, 8 hektar yang bersumber dari dana Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS).

Yaitu di Kecamatan Buntu Pane seluas 147,6 hektar, Kecamatan Aek Songsongan seluas 124,3 hektar, Sei Kepayang seluas 313,4 hektar, Kecamatan Simpang Empat seluas 99,9 hektar dan Kecamatan Bandar Pulau seluas 140,6 hektar diikuti oleh 2 Gapoktan dan 4 kelompok tani sesuai dengan rekomtek yang diterbitkan oleh Dirjenbun dan kesepakatan 3 pihak oleh BPDPKS, Kelembagaan Tani dan pihak Perbankan.

Untuk tahun 2021 Dinas pertanian Kabupaten Asahan memperoleh target seluas 1000 hektar. Yang lokasinya berada 9 Kecamatan yakni Kecamatan Sei Kepayang seluas 130 hektar, Sei Kepayang Barat seluas 65 hektar, Kecamatan Simpang Empat 75 hektar, Kecamatan Aek Songsongan 80 hektar, Kecamatan Bandar Pulau 230 hektar, Kecamatan Tinggi Raja 70 hektar, Kecamatan Tanjung Balai 80 hektar, Kecamatan Buntu Pane seluas 100 hektar dan Kecamatan Bandar Pasir Mandoge seluas 270 hektar dan diikuti oleh 3 Gapoktan dan 9 kelompok tani, urai Kadis Pertanian Kabupaten Asahan ini.

Selain itu Oktoni juga menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk membuktikan bahwa Kabupaten Asahan sangat mendukung kegiatan kemitraan antara perusahaan perkebunan khususnya PT. BSP Tbk dengan kelembagaan tani perkebunan rakyat dengan memanfaatkan dukungan dari program peremajaan sawit rakyat guna mendukung terciptanya peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Asahan.

Sementara Regional I Head PT. BSP Ir. Edison Sembiring dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa PT. Bakrie Sumatera Plantation akan berkontribusi nyata dalam meningkatkan produksi dan produktivitas kelapa sawit rakyat di sekitar wilayah operasionalnya khususnya di Kabupaten Asahan melalui kerjasama dengan Pemerintah Daerah setempat.(ib.sitorus)

Editor: Arianus

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.